Liverpool Dikritik Keras: Pilih Iraola Dibanding Xabi Alonso Itu Sungguh Janggal

Liverpool Dikritik Keras: Pilih Iraola Dibanding Xabi Alonso Itu Sungguh Janggal
Fans Liverpool bersorak sebelum laga Premier League antara Liverpool vs Chelsea di Anfield, 9 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Keputusan Liverpool memecat Arne Slot memicu tanda tanya besar. Legenda The Reds, Jamie Carragher, mengaku kesulitan memahami arah kebijakan manajemen di Anfield.

Liverpool mengakhiri kerja sama dengan Slot setelah dua musim bekerja sama. Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena pelatih asal Belanda itu sempat mempersembahkan gelar Premier League pada musim pertamanya.

Situasi semakin menarik karena nama Andoni Iraola kini muncul sebagai kandidat terdepan pengganti Slot. Di sisi lain, Xabi Alonso yang sebelumnya dikaitkan dengan Liverpool justru telah menerima pekerjaan di Chelsea.

1 dari 4 halaman

Pemecatan Arne Slot Picu Pertanyaan

Pelatih Liverpool, Arne Slot. (c) AP Photo/Dave Shopland

Pelatih Liverpool, Arne Slot. (c) AP Photo/Dave Shopland

Keputusan Liverpool memecat Slot datang setelah tim hanya mampu finis di posisi kelima musim lalu. Fenway Sports Group memilih melakukan perubahan besar meski sang pelatih masih memiliki kontrak.

Waktu pemecatan menjadi perhatian banyak pihak karena Alonso sempat tersedia beberapa bulan lalu. Saat itu, Liverpool memilih mempertahankan Slot sebelum akhirnya mengambil keputusan berbeda beberapa pekan kemudian.

2 dari 4 halaman

Carragher Gagal Paham

Manajer Chelsea, Xabi Alonso (c) Chelsea FC Official

Manajer Chelsea, Xabi Alonso (c) Chelsea FC Official

Dalam program The Overlap, Carragher secara terbuka mempertanyakan keputusan tersebut. Menurutnya, Alonso merupakan kandidat yang lebih logis apabila klub memang berencana mengganti pelatih.

"Saya akan menggantinya (Slot) dengan Xabi Alonso. Begitu dia pergi ke Chelsea, saya berpikir saya akan mempertahankan Slot," kata Carragher.

Ia juga menilai rekam jejak Alonso sangat meyakinkan untuk menangani Liverpool. Pengalaman sebagai pemain elite dan perjalanan kepelatihannya membuat pria asal Spanyol itu dianggap memiliki modal lengkap.

"Jika Anda akan melakukan perubahan, mengapa bukan Alonso? Alonso memiliki CV bermain yang luar biasa, pelatih-pelatih hebat yang pernah menanganinya, apa yang ia lakukan di Leverkusen, dan ia pernah melatih Real Madrid," lanjut Carragher.

3 dari 4 halaman

Keraguan terhadap Gaya Bermain Iraola

Manajer Bournemouth, Andoni Iraola (c) Bournemouth Official

Manajer Bournemouth, Andoni Iraola (c) Bournemouth Official

Carragher juga memiliki kekhawatiran terkait pendekatan taktik Iraola. Pelatih Bournemouth itu dikenal mengandalkan pressing agresif dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.

Menurut Carragher, skuad Liverpool saat ini belum tentu cocok dengan pendekatan tersebut. Adaptasi besar mungkin diperlukan apabila Iraola benar-benar mengambil alih kursi pelatih.

"Jika Liverpool memilih Iraola dibanding Alonso, itu sangat mengkhawatirkan bagi Liverpool," ujar Carragher.

Ia menambahkan bahwa alasan taktik mungkin menjadi pertimbangan manajemen. Namun, Carragher belum yakin komposisi pemain Liverpool mampu menjalankan sistem pressing ekstrem yang menjadi ciri khas Iraola.

4 dari 4 halaman

Liverpool Hadapi Musim Panas Penuh Perubahan

Skuad Liverpool dalam laga kontra Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (c) Dok. Liverpool FC

Skuad Liverpool dalam laga kontra Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (c) Dok. Liverpool FC

Pergantian pelatih hanyalah satu bagian dari proses transisi besar di Anfield. Liverpool juga harus mencari pengganti berkualitas setelah kepergian Mohamed Salah.

Selain itu, sejumlah staf pelatih ikut meninggalkan klub bersama Slot. Sipke Hulshoff, Giovanni van Bronckhorst, dan Ruben Peeters dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari struktur kepelatihan.

Iraola memang pernah berhasil membangun ulang tim setelah kehilangan pemain penting saat menangani Bournemouth. Namun, tekanan dan ekspektasi di Liverpool berada pada level yang jauh lebih tinggi dibanding pengalaman sebelumnya.

Keputusan manajemen dalam beberapa pekan ke depan berpotensi menentukan arah Liverpool untuk beberapa musim mendatang. Oleh karena itu, kritik Carragher menjadi gambaran besarnya perhatian terhadap masa depan klub Merseyside tersebut.

Sumber: GOAL


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL