
Bola.net - Liverpool meraih kemenangan penting 3-1 atas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League di Anfield. Hasil ini memperkuat posisi Liverpool dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
Kemenangan tersebut tidak hadir dengan mulus bagi Liverpool meski skor akhir terlihat meyakinkan. Ketegangan terasa sepanjang pertandingan hingga gol penutup datang di masa tambahan waktu.
Alexander Isak akhirnya mencetak gol perdananya di Anfield sejak bergabung dengan Liverpool. Gol itu membuka jalan bagi Liverpool untuk mengamankan tiga poin krusial.
Namun, atmosfer stadion tidak sepenuhnya meriah karena aksi suporter terkait kenaikan harga tiket. Ribuan pendukung mengangkat kartu kuning sebagai bentuk protes pada menit ke-13.
Situasi ini menambah nuansa berbeda dalam laga yang seharusnya menjadi momentum positif bagi Liverpool. Performa tim di lapangan juga mencerminkan tekanan yang tengah dihadapi.
Gol Isak dan Efektivitas Serangan Balik

Alexander Isak mengakhiri penantian panjangnya dengan gol pembuka dari jarak dekat. Bola tembakannya memantul dan mengecoh kiper sebelum masuk ke gawang.
Liverpool kemudian menggandakan keunggulan melalui Andy Robertson lewat skema serangan balik cepat. Curtis Jones berperan penting dalam membangun serangan tersebut.
Gol kedua menjadi titik balik setelah Crystal Palace sempat tampil agresif di awal pertandingan. Momentum itu dimanfaatkan dengan baik oleh Liverpool untuk mengontrol tempo.
Peran Kunci Woodman di Bawah Mistar

Freddie Woodman tampil sebagai penjaga gawang pilihan ketiga dan menjalani debutnya di Premier League bersama Liverpool. Ia tampil sigap dengan penyelamatan penting dari sundulan Jean-Philippe Mateta.
Aksi tersebut menjadi momen krusial karena langsung diikuti gol kedua Liverpool di sisi lain lapangan. Kepercayaan diri tim meningkat setelah situasi tersebut.
Meski kebobolan dari Daniel Munoz, Woodman tetap menunjukkan kontribusi signifikan sepanjang laga. Ia juga beruntung ketika tembakan Jorgen Strand Larsen membentur tiang di menit akhir.
Ketegangan, Cedera Salah, dan Protes Suporter
"Enough is enough" 😤
— LiveScore (@livescore) April 25, 2026
Liverpool fans held a powerful protest against an increase in ticket prices next season 💰🎟️ pic.twitter.com/nnXSLAYfuu
Pertandingan berlangsung tegang hingga menit akhir saat Crystal Palace mencoba bangkit. Gol Florian Wirtz di masa tambahan waktu memastikan kemenangan Liverpool.
Kabar kurang baik datang dari cedera Mohamed Salah yang harus ditarik keluar di babak kedua. Kondisi ini menambah kekhawatiran menjelang laga penting berikutnya.
Di luar lapangan, protes suporter menjadi perhatian tersendiri dalam pertandingan ini. Aksi kartu kuning massal memperlihatkan ketidakpuasan terhadap kebijakan klub.
Liverpool kini unggul delapan poin dari Brighton dalam perebutan zona Liga Champions. Dengan empat laga tersisa, peluang tetap terbuka meski tekanan belum mereda.
Sumber: BBC Sport
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Bidik 3 Talenta Muda untuk Perombakan Skuad
Liga Inggris 26 April 2026, 15:20
-
Liverpool Menang 3-1 atas Palace, Ketegangan dan Protes Warnai Anfield
Liga Inggris 26 April 2026, 09:31
-
Arne Slot Sebut Cedera Mohamed Salah Jadi Cerita Musim Liverpool
Liga Inggris 26 April 2026, 06:01
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao
Piala Dunia 14 Juni 2026, 18:52
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 18:18
-
Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 18:15
-
Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
Piala Dunia 14 Juni 2026, 17:45
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 17:42
-
Klasemen Pembalap WorldWCR 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
























KOMENTAR