Liverpool Punya Starting XI Menjanjikan, tapi Kedalaman Skuad Masih Mengkhawatirkan

Liverpool Punya Starting XI Menjanjikan, tapi Kedalaman Skuad Masih Mengkhawatirkan
Liverpool mengalahkan Como 2-0 di laga pramusim 2026 (c) Instagram/liverpoolfc

Bola.net - Liverpool menutup pramusim dengan kemenangan 2-0 atas Como di Anfield, sebuah hasil yang memberi energi positif menjelang musim 2026/27. Cody Gakpo dan Jeremy Jacquet memastikan kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa starting XI The Reds mulai menemukan bentuk.

Hasil ini terasa semakin penting setelah Liverpool sempat mengalami kekalahan dari Leeds United dan Monaco. Dalam kedua pertandingan tersebut, tim asuhan Andoni Iraola sempat unggul 2-0 tetapi kemudian kehilangan kendali dan kebobolan empat gol saat melawan Leeds serta tiga gol ketika menghadapi Monaco.

Kini, ada sejumlah alasan bagi pendukung Liverpool untuk optimistis. Namun, kekuatan tim utama belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan karena kedalaman skuad masih menjadi pekerjaan besar sebelum laga pembuka melawan Newcastle.

1 dari 3 halaman

Starting XI Liverpool Mulai Terlihat

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Kostas Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026 (c) AP Photo/George Walker IV

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Kostas Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026 (c) AP Photo/George Walker IV

Komposisi yang diturunkan Iraola saat menghadapi Como cukup mendekati susunan terbaik Liverpool. Jeremy Jacquet tampil bersama Virgil van Dijk di jantung pertahanan setelah sempat mengalami cedera dan baru kembali bermain sejak Februari.

Di lini belakang, Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez mengisi kedua sisi pertahanan. Sementara itu, Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch mulai terlihat sebagai pasangan yang dapat memberikan keseimbangan di lini tengah.

Florian Wirtz juga mendapatkan kesempatan membangun koneksi dengan Alexander Isak di lini depan. Cody Gakpo tetap produktif dari sisi kiri, sedangkan Rio Ngumoha mengisi posisi di kanan yang sebelumnya menjadi wilayah Mohamed Salah.

2 dari 3 halaman

Iraola Mulai Mendapat Jawaban

Laga uji coba antara Liverpool vs Como, Minggu (16/8/2026) (c) Liverpool FC Official

Laga uji coba antara Liverpool vs Como, Minggu (16/8/2026) (c) Liverpool FC Official

Liverpool menunjukkan perkembangan fisik setelah Iraola sebelumnya mengakui timnya belum mampu menjalankan sistem intensitas tinggi selama lebih dari 30 menit. “Saat ini, kami mungkin belum memiliki lebih dari 30 menit, dalam hal level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini,” ujar Iraola setelah kekalahan dari Monaco.

Seminggu kemudian, Liverpool mampu mempertahankan keunggulan 2-0 sampai pertandingan berakhir. Ini menjadi clean sheet kedua mereka selama pramusim dan yang pertama menghadapi klub dari kasta teratas.

Menariknya, Como justru menguasai lebih banyak bola, mencatat lebih banyak tembakan, tembakan tepat sasaran, dan sepak pojok. Akan tetapi, Liverpool kali ini mampu mengelola tekanan tanpa kembali mengalami keruntuhan pada babak kedua.

3 dari 3 halaman

Kedalaman Skuad Jadi Persoalan

Ronald Araujo bergabung dengan Liverpool di bursa transfer musim panas 2026/27 (c) X/@LFC

Ronald Araujo bergabung dengan Liverpool di bursa transfer musim panas 2026/27 (c) X/@LFC

Masalah terbesar Liverpool justru terlihat ketika perhatian dialihkan dari starting XI ke bangku cadangan. Ronald Araujo menjalani debut tidak resmi dengan menggantikan Jacquet pada babak kedua, tetapi pilihan bek tengah setelah itu sangat terbatas.

Joe Gomez kembali tidak tersedia, sedangkan Giovanni Leoni masih menjalani pemulihan cedera ACL. Wataru Endo bahkan menjadi salah satu opsi untuk mengisi posisi bek tengah jika kondisi semakin sulit.

Situasi serupa terlihat di area lain karena sebagian besar pemain cadangan merupakan pemain akademi atau anggota tim pelapis. Liverpool mungkin mampu tampil kuat jika pemain inti tetap bugar, tetapi kompetisi panjang Premier League membutuhkan lebih dari sekadar starting XI berkualitas.

Arsenal masih menjadi salah satu pesaing utama, sementara Manchester City, Chelsea, Manchester United, dan Tottenham juga memiliki alasan untuk percaya diri. Oleh karena itu, Liverpool masih membutuhkan tambahan kualitas dan kedalaman agar persiapan menuju musim baru benar-benar lengkap.

Sumber: Sports Illustrated


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL