Bola.net - David De Gea dianggap tidak layak menjadi salah satu sosok pemimpin dalam tim Manchester United usai melontarkan komentar kontroversial. De Gea tidak bisa melindungi tim ketika dibutuhkan.
MU menelan kekalahan pahit dalam lawatan ke kandang Newcastle United, pekan ke-8 Premier League beberapa hari lalu. Gawang De Gea dijebol satu kali, tapi sudah cukup membuat MU menutup laga dengan tertunduk.
Setelah pertandingan itu, De Gea ditanyai tentang penampilan buruk MU dan apa saja yang perlu dikembangkan. Kiper Spanyol ini merespons: "Segalanya. Banyak hal yang harus dikembangkan. Saya tidak tahu harus berkata apa."
Tentu, komentar De Gea ini dianggap kontroversial. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Pantas
Salah satu kritik paling pedas dilontarkan oleh Paul Ince, analis Premie League. Kepada Paddy Power, Ince merasa De Gea seharusnya tidak mengeluarkan komentar negatif tersebut.
Jika tidak tahu apa yang harus dikatakan, De Gea sebaiknya diam, bukan berkata tidak jelas yang justru bisa merugikan tim.
"Saya melihat komentar David De Gea pasca-pertandingan dan saya tidak habis pikir. Dia seharusnya menjadi salah satu pemimpin. Jika Peter Schmeichel yang berdiri di sana, tidak mungkin ada interviu seperti itu," tegas Ince kepada Paddy Power.
"Alih-alih menyadari dan menyoroti kekurangan tim, dia justru merasa seperti: 'saya tidak tahu, saya tidak tahu, tidak tahu'."
Merasa Malu
De Gea merupakan kiper utama MU, yang baru saja meneken kontrak jangka panjang. Dia adalah salah satu pemain yang paling dipercaya, jelas komentarnya berpengaruh.
Sebab itu, kalimat De Gea bisa jadi justru membuat fans kian khawatir. Kondisi MU buruk dan De Gea seakan-akan mengonfirmasi itu.
"Dia adalah salah satu pemain top, salah satu pemimpin dalam tim MU yang baru meneken kontrak baru berdurasi lima tahun! Akan tetapi dia justru tampak tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam tim," sambung Ince.
"Jika Anda adalah fans MU dan mendengarkan komentar kiper nomor satu tim kesayangan Anda, jelas Anda akan merasa malu dengan interviu itu," pungkasnya.
Sumber: Paddy Power
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Akan Kejar Rice dan Koulibaly Meski Masa Depan Solskjaer Tidak Jelas
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 22:20
-
Pengakuan Jujur Maguire: MU Tak Cukup Bagus
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:51
-
Daniel James: Gabung MU Bukanlah Kesalahan!
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:00
-
Memphis Depay Bantu MU Dapatkan Moussa Dembele
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR