
Bola.net - Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United terjadi di tengah situasi genting. Setan Merah baru saja memutuskan kerja sama dengan Ruben Amorim pada awal 2026.
Keputusan memecat Amorim diambil setelah sang pelatih gagal membawa perubahan signifikan di Old Trafford. Penolakannya untuk meninggalkan sistem 3-4-2-1 akhirnya menjadi titik balik yang menentukan nasibnya.
Sempat ada fase transisi singkat ketika Darren Fletcher dipercaya menangani tim utama. Namun, kendali penuh kemudian diserahkan kepada Carrick, sosok yang sudah sangat mengenal lingkungan klub.
Hasilnya langsung terasa di lapangan. Carrick memimpin Manchester United meraih empat kemenangan beruntun dan kembali masuk jalur persaingan tiket Liga Champions.
Saha Minta MU Serius Pertimbangkan Carrick

Performa positif Manchester United di bawah arahan Carrick memicu perdebatan soal masa depan kursi manajer. Sejumlah mantan pemain dan pengamat mulai mempertanyakan apakah Carrick layak dipermanenkan.
Louis Saha menjadi salah satu figur yang secara terbuka mendukung mantan rekan setimnya tersebut. Ia menilai Carrick sudah memberikan bukti nyata, bukan sekadar keberuntungan jangka pendek.
Dalam periode singkatnya, Carrick sukses membawa MU mengalahkan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham. Rangkaian hasil itu dinilai menunjukkan stabilitas dan arah permainan yang lebih jelas.
“Saya ingin sekali melihat Michael diberi kesempatan. Ia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Ia adalah orang yang sangat pekerja keras tetapi juga rendah hati. Hasil yang diraihnya saat ini sangat baik, tetapi bukan hanya hasil, cara tim bermain dan tampil, kita semua dapat melihat perubahannya secara langsung. Ia memiliki dampak terbesar sejak Sir Alex Ferguson," serunya, dikutip dari Goal.
“Ia memberikan jawaban atas pertanyaan tentang manajer berikutnya. Saya pikir mereka perlu mempertimbangkan Carrick dengan sangat, sangat, sangat serius.”
Carrick Dinilai Paham DNA Manchester United

Alasan lain Carrick dianggap layak adalah pemahamannya terhadap kultur internal klub. Ia bukan sosok asing di Old Trafford, baik sebagai mantan pemain maupun staf pelatih.
Pengalaman tersebut membuat Carrick dinilai tahu bagaimana tekanan bekerja di Manchester United. Ia juga memahami ekspektasi besar yang selalu menyertai posisi manajer klub raksasa Premier League itu.
“Yang saya lihat adalah ia memahami DNA klub, ia pernah berada di bawah tekanan, mungkin bukan sebagai manajer tetapi sebagai pemain, ia memahami bagaimana para manajer itu bereaksi sebelumnya karena ia adalah bagian dari staf pelatih. Jadi ia mengerti," terangnya.
"Ia bukan pemula. Jadi saya rasa ia pantas mendapatkan posisinya, tetapi ketika nama-nama seperti Ancelotti, Zidane ikut berperan, itu adalah permainan yang berbeda," tandas Saha.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
- Bukan Tuchel Atau Ancelotti, Owen Sebut Man United Layak Permanenkan Carrick di Old Trafford
- Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
- Duet Harry Maguire dan Lisandro Martinez, Jawaban untuk Masalah di Lini Belakang Manchester United?
- Masa Depan Marcus Rashford di Barcelona Tergantung Presiden Baru
- Harry Maguire Singgung Masalah Terbesar Ruben Amorim di Manchester United
- Manchester United Disebut Bisa Gaet Vinicius Junior Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
- Michael Owen Prediksi Manchester United Bisa Juara dalam Satu atau Dua Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benjamin Sesko Tegaskan Man United Bakal Berjuang ke Liga Champions
Liga Inggris 11 Februari 2026, 23:22
-
Chelsea Bakal Tikung MU untuk Gelandang Top Premier League Ini
Liga Inggris 11 Februari 2026, 16:04
-
Bobol Gawang West Ham, Bukti Benjamin Sesko Punya Naluri Predator
Liga Inggris 11 Februari 2026, 15:51
LATEST UPDATE
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bawa Semangat HUT RI ke AVC Continental 2026
Voli 19 Agustus 2026, 09:20
-
Menanti Debut Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 09:00
-
Guglielmo Vicario Jadi Kiper Juventus, Impian Seumur Hidup pun Terwujud
Liga Italia 19 Agustus 2026, 08:24
-
Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 08:05
-
Rodri Kirim Pesan Haru untuk Man City Usai Gabung Barcelona
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 07:14
-
Rodri Buka Suara Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 07:09
-
Rodri Resmi Gabung Barcelona dari Manchester City
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 06:53
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR