Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup

Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup
Robert Lewandowski di di laga Barcelona vs Real Betis di Liga Spanyol, Senin (18/5/2026). (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

Bola.net - Barcelona memasuki musim baru dengan pekerjaan besar di lini depan. Kepergian Robert Lewandowski, Ferran Torres, dan Marcus Rashford mengurangi total 54 gol yang mereka sumbang musim lalu.

Dampaknya langsung terasa bagi tim asuhan Hansi Flick. Barcelona harus segera menemukan sumber gol baru agar penurunan produksi tidak berlarut sepanjang musim.

Julián Alvarez diproyeksikan sebagai target ideal, tetapi satu pemain tidak bisa menutup seluruh lubang 54 gol tersebut. Anthony Gordon dan Karim Adeyemi sudah datang, tapi kontribusi kolektif tetap menjadi kunci.

1 dari 3 halaman

Satu Striker Tidak Cukup

Barcelona membutuhkan penyerang tengah baru untuk mengisi peran yang ditinggalkan Lewandowski. Posisi nomor 9 tetap prioritas, tetapi solusi tidak berhenti pada satu rekrutan.

Alvarez menjadi opsi utama karena paket kemampuannya lengkap. Ia mampu mencetak gol, melakukan pressing, menghubungkan permainan, dan menciptakan peluangnya sendiri.

Namun, kepindahan penyerang asal Argentina itu dari Atletico Madrid diperkirakan sulit diwujudkan. Situasi tersebut membuat Barcelona harus menyiapkan skenario tanpa Alvarez.

Di sisi lain, Gordon dan Adeyemi akan memperkuat sisi sayap dan transisi. Keduanya diproyeksikan untuk menjadi bagian dari solusi kolektif, bukan pengganti tunggal atas produksi tiga pemain yang pergi.

2 dari 3 halaman

Lamine Yamal Harus Naik Level

Lamine Yamal berpeluang menjadi sumber tambahan gol paling jelas. Winger berusia 19 tahun itu sudah menjadi ancaman utama, tapi ketajamannya di dalam kotak masih bisa meningkat.

Rencana Flick untuk lebih sering menempatkan Yamal di area sentral dapat memperbesar peluangnya mencetak gol. Ruang tembak lebih baik dan sentuhan di half-space akan menguntungkan profil permainannya.

Dani Olmo juga perlu menjaga konsistensi dan produktivitas sepanjang musim. Stabilitas performa menjadi modal penting agar Barcelona menjaga aliran gol dari berbagai sisi.

Raphinha tetap memiliki kemampuan menyerang ruang dan muncul di tiang jauh. Pergerakan tanpa bola seperti ini dapat menjadi jalur gol tambahan yang dibutuhkan tim.

3 dari 3 halaman

Semua Pemain Harus Berkontribusi

Kebutuhan gol Barcelona tidak berhenti di lini depan. Fermín Lopez sudah memperlihatkan naluri mencetak gol, sementara Pedri dan Gavi berpeluang menambah kontribusi dari lini kedua.

Rodri, yang baru bergabung dari Manchester City dengan nilai transfer sekitar 88,56 juta dolar AS (Rp1,58 triliun), dipastikan menandatangani kontrak hingga 2030. Ia bisa menambah output melalui bola mati dan tembakan jarak jauh.

Pada akhirnya, Barcelona tidak harus menemukan satu pemain yang mencetak tepat 54 gol. Jika striker baru menghasilkan 20–25 gol, Gordon menambah 10–15 gol, lalu Yamal, Olmo, Raphinha, dan Fermín meningkatkan produktivitas, lubang tersebut masih mungkin ditutup.

Sistem Flick dirancang untuk menghadirkan banyak sumber ancaman di depan gawang. Tantangannya kini adalah memastikan seluruh pemain mengambil tanggung jawab mencetak gol agar Barcelona tidak kembali bergantung pada satu penyerang setiap pekan.

Sumber: Barca Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL