
Bola.net - Josep Guardiola menegaskan Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Pernyataan itu disampaikan usai hasil imbang 2-2 melawan Tottenham yang membuat jarak dengan pemuncak klasemen semakin melebar.
Manchester City sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul dua gol di babak pertama. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan setelah Tottenham bangkit di paruh kedua pertandingan.
Hasil ini membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen. Tantangan City kian berat karena mereka akan menghadapi laga tandang sulit ke markas Liverpool pada pertandingan liga berikutnya.
Guardiola Tegaskan Harapan Masih Ada

Manchester City menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat gol Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Situasi tersebut memberi City momentum untuk menekan persaingan gelar.
Namun, Tottenham membalas di babak kedua melalui dua gol Dominic Solanke. City bahkan harus berterima kasih pada serangkaian penyelamatan Gianluigi Donnarumma yang memastikan mereka pulang dengan satu poin.
Guardiola menegaskan bahwa peluang juara masih terbuka meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menilai situasi seperti ini pernah dialami timnya pada musim-musim sebelumnya.
“Selama peluang itu ada, harapan akan selalu ada. Hal seperti ini terjadi. Saya tahu dalam pertandingan-pertandingan seperti ini di masa lalu, selalu ada cara untuk menang dan hari ini itu tidak terjadi," kata Guardiola.
Guardiola juga menyoroti kondisi skuadnya yang perlahan membaik. Menurutnya, semangat para pemain menjadi aspek positif di tengah kesulitan yang dihadapi.
“Kami mengalami kesulitan dalam banyak hal, tetapi para pemain mulai kembali dan saya melihat semangat yang luar biasa dalam banyak aspek.”
Kekecewaan Wasit dan Pola Babak Kedua

Guardiola kembali menyuarakan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan wasit dalam beberapa pekan terakhir. Hal serupa kembali ia rasakan dalam laga melawan Tottenham.
Tayangan ulang gol pertama Solanke memperlihatkan sang penyerang menendang bagian belakang kaki Marc Guehi dalam kemelut di kotak penalti. Insiden tersebut menjadi sorotan utama usai pertandingan.
Guardiola menilai standar keputusan seharusnya konsisten, terutama dalam situasi krusial seperti itu. Ia menegaskan bahwa pelanggaran serupa akan berujung penalti jika dilakukan oleh bek.
“Jika seorang bek tengah melakukannya kepada penyerang, itu penalti. Momentum di Premier League ketika Anda kebobolan, hal itu bisa terjadi. Anda tidak bisa mengendalikannya," sambung Pep.
Permainan Man City Menurun?
Lebih lanjut, Guardiola juga mengakui masalah pola permainan kurang meyakinkan di babak kedua. Ia menyinggung laga-laga sebelumnya ketika City juga mengalami tekanan usai jeda.
“Anda benar. Kami sudah membicarakannya. Sebagai manajer, Anda bisa mengubah sesuatu di babak kedua. Ketika bermain sangat buruk di babak pertama, Anda bisa melakukan pergantian jika ada yang tidak berjalan," lanjut Guardiola.
Ia menilai awal babak kedua sebenarnya berjalan baik sebelum satu gol mengubah dinamika pertandingan. Menurut Guardiola, momen itulah yang membuat City kehilangan kendali.
“Kami memulai babak kedua dengan sangat baik, tetapi gol itulah yang sedikit mengubah segalanya.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Rodri Murka Soal Keputusan VAR di Laga Man City vs Tottenham, Kenapa?
- Lupakan Taktik! Ini Instruksi Magis yang Bikin Chelsea Hancurkan West Ham
- MU vs Tottenham: Lebih dari 3 Poin Bagi Manchester United
- Antoine Semenyo: Liga Belum Berakhir, Kami Akan Terus Kejar Arsenal!
- Manchester City dan Aston Villa Terpeleset, Arsenal Kembali Pegang Kendali dalam Perebutan Gelar Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:48
-
Man City Tertahan Lagi, Seharusnya Arsenal Hampir Pasti Juara Premier League!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:19
-
Man City Masih Bisa Juara! Begini Respons Guardiola Soal Selisih Poin dengan Arsenal
Liga Inggris 2 Februari 2026, 19:57
-
Rodri Murka Soal Keputusan VAR di Laga Man City vs Tottenham, Kenapa?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR