
Bola.net - Raksasa Premier League, Manchester United mendapat saran dari mantan bek mereka, Rio Ferdinand untuk tidak terlalu sering memainkan sang bintang muda, Mason Greenwood.
Greenwood yang merupakan produk asli akademi United menembus tim utama sejak musim lalu. Di musim pertamanya, ia tercatat tampil dalam tiga pertandingan.
Peran Greenwood makin vital pada musim ini setelah hengkangnya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan. Pemain 18 tahun itu musim ini sudah tampil 32 kali di semua kompetisi.
Saran Rio Ferdinand
Cederanya Marcus Rashford dipastikan membuat Greenwood bakal makin diandalkan Ole Gunnar Solskjaer di lini depan. Namun, Ferdinand mewanti-wanti agar klub agar tak terlalu memforsir tenaga Greenwood.
"Anak itu [Greenwood] merupakan seorang pencetak gol yang fantastis. Di semua level usia, dia selalu mudah mencetak gol. Dia bermain dengan kedua kakinya, dia talenta yang fantastis, tapi dia perlu diasuh dengan benar," ujar Ferdinand kepada BT Sport.
"Anda tak bisa mengharapkan dia bermain di setiap pertandingan karena cederanya Marcus dan kemudian menaruh semua beban di pundaknya," tambahnya.
Berkaca pada Owen
Lebih lanjut, Ferdinand menyebut bahwa United harus berkaca pada kasus Michael Owen yang terlalu diandalkan Liverpool di usia muda dan kemudian mengalami cedera parah.
"Contoh bagus yang bisa ditengok adalah pemain seperti Michael Owen. Dia muncul sebagai wonderkid, ekspektasi besar ditaruh pada dia dan dia terlalu banyak bermain dari usia muda," tutur Ferdinand.
"Saya rasa itu merupakan faktor besar mengapa dia kemudian menderita cedera parah dalam kariernya, membuatnya melambat. Itu contohnya, untuk memastika kita tak membuat kesalahan yang sama dengan Mason, asuh dia dengan benar," tukasnya.
Tanggung Jawab Besar
Ferdinand juga mengaku khawatir bahwa Greenwood sudah dibebani tanggung jawab yang terlalu besar pada usia yang masih sangat muda.
"[Mengatasi tekanan] akan sulit jika ada tak ada orang berpengalaman di sekelilingnya untuk membimbingnya," kata Greenwood.
"Anda berharap dia memiliki pemain atau staf yang bisa membantu dan membimbingnya melewati periode itu dan membuatnya bisa memahami bahwa tekanan tak ada pada dirinya. Dia terlalu muda," lanjutnya.
"Ada pemain lain yang bisa mengatasi tekanan di pundak mereka dan sudah berpengalaman melakukannya. Terserah orang lain untuk melakukannya," tandasnya.
Sumber: BT Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebelum Gabung Inter Milan, Christian Eriksen Mengaku Sempat Didekati MU
Liga Inggris 5 Februari 2020, 21:20
-
Odion Ighalo Bertekad Cicipi Gelar Juara Sebelum Tinggalkan MU
Liga Inggris 5 Februari 2020, 21:00
-
Odion Ighalo Tidak Jiper Lihat Komposisi Lini Serang Manchester United
Liga Inggris 5 Februari 2020, 20:40
-
Bruno Fernandes: Nani Bantu Saya Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 5 Februari 2020, 20:20
-
Janji Odion Ighalo: Bawa MU Finish Empat Besar
Liga Inggris 5 Februari 2020, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32



















KOMENTAR