Manchester United Pernah Gelar Rapat Darurat Sebelum Pecat Solskjaer, Michael Carrick Kini dalam Situasi Serupa

Bola.net - Michael Carrick menghadapi tekanan setelah Manchester United mengawali musim dengan hasil yang tidak konsisten. Situasi tersebut memunculkan kembali kisah Ole Gunnar Solskjaer yang juga ditunjuk setelah klub memecat pelatih asal Portugal dan kemudian mengalami periode sulit.
Carrick datang untuk menggantikan Ruben Amorim, sebagaimana Solskjaer sebelumnya menggantikan Jose Mourinho. Meski masih terlalu dini untuk membicarakan pergantian pelatih, dua kekalahan dalam empat pertandingan liga dan tersingkirnya MU dari Carabao Cup membuat situasi mulai mendapat perhatian.
Dalam kasus Solskjaer, kekalahan 1-4 dari Watford pada November 2021 menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Manchester United. Hasil tersebut merupakan kekalahan keempat dalam lima pertandingan dan membuat dukungan yang sebelumnya dimilikinya mulai berkurang.
Setelah pertandingan itu, jajaran direksi Manchester United menggelar rapat darurat yang berlangsung selama beberapa jam. Joel Glazer kemudian memberikan persetujuan terhadap keputusan untuk mengakhiri masa kepelatihan Solskjaer.
Situasi Carrick Mulai Mendapat Sorotan

Manchester United saat ini berada dalam periode yang tidak mudah setelah menelan dua kekalahan dalam empat pertandingan Premier League. Kekalahan tersebut kemudian diikuti kegagalan di Carabao Cup setelah mereka tersingkir dari Brighton.
INEOS yang menangani sektor sepak bola klub bersama keluarga Glazer disebut akan memperhatikan perkembangan situasi tersebut. Carrick membutuhkan hasil positif sebelum jeda internasional panjang yang dimulai setelah pertandingan melawan Fulham pada Minggu.
Carrick sendiri mengaku tidak merasa berada di bawah tekanan. Namun, ia mengakui sorotan dari luar semakin meningkat setelah kekalahan dari Brighton.
Carrick Minta MU Segera Bangkit

Carrick menyebut Manchester United masih memiliki kualitas pemain yang dapat membantu mereka membalikkan keadaan. Ia juga mengakui periode terakhir terasa buruk setelah tim tidak mendapatkan hasil yang diharapkan selama beberapa pertandingan.
"Tentu saja kami bisa membalikkan keadaan. Kami memiliki pemain-pemain yang sangat bagus dan situasinya terasa buruk sekarang karena kami tidak menjalani pekan yang bagus, atau dua atau tiga pekan yang bagus," kata Carrick.
Ia menegaskan bahwa kemampuan tim untuk meraih kemenangan berikutnya lebih penting dibandingkan hasil yang sudah terjadi. Menurut Carrick, para pemain sebelumnya telah menunjukkan kemampuan mereka dan tantangan berikutnya adalah merespons situasi tersebut dengan baik.
"Ini tidak terlalu berarti; semuanya selalu tentang apa yang terjadi berikutnya. Apa yang Anda lakukan saat ini, apa yang Anda lakukan berikutnya, itulah tantangan utamanya," lanjutnya.
Kisah Solskjaer Jadi Pengingat

Solskjaer sempat membawa Manchester United finis sebagai runner-up Premier League sebelum hasil buruk membuat posisinya semakin sulit dipertahankan. Kekalahan dari Watford kemudian menjadi titik akhir setelah timnya menelan empat kekalahan dalam lima pertandingan.
Rapat darurat yang digelar setelah kekalahan tersebut berlangsung selama beberapa jam sebelum keputusan pemecatan Solskjaer disetujui. Hampir lima tahun kemudian, Carrick menghadapi situasi yang memiliki beberapa kemiripan dengan pendahulunya.
Carrick masih memiliki kesempatan untuk membawa Manchester United meraih kemenangan sebelum jeda internasional. Namun, perjalanan Solskjaer menunjukkan bahwa status sebagai mantan pemain yang populer tidak menjamin seorang pelatih terbebas dari tekanan ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 16:33
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 18 September 2026, 14:49
-
MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
Liga Inggris 17 September 2026, 21:16
-
Tinggalkan Manchester United, JJ Gabriel Bakal Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 17 September 2026, 20:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Garudayaksa 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 16:16
-
Jadwal Premier League 2026/27 Pekan Ke-5: Head-to-Head Beberapa Laga Menarik di Vidio
Liga Inggris 18 September 2026, 16:13
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Line-up MotoGP 2027: Jorge Martin ke Yamaha, Quartararo Gabung Honda, Acosta Merapat ke Ducati
Otomotif 18 September 2026, 15:12
-
Prediksi Susunan Pemain Brentford vs Chelsea: Welbeck Berpeluang Jadi Starter
Liga Inggris 18 September 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 18 September 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 18 September 2026, 14:51
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 18 September 2026, 14:49
-
Kesedihan Jay Idzes Harus Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 18 September 2026, 14:12
-
Link Streaming Madura United vs PSIM di Vidio 18 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 13:32
-
Prediksi Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 18 September 2026, 13:13
-
Daftar 8 Pemain Timnas Indonesia yang Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 18 September 2026, 13:04
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR