
Bola.net - Torehan Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer sejauh ini masih bisa dikatakan mengecewakan. Lantas, mengapa klub raksasa Inggris tersebut tak kunjung memecatnya?
Masa depan Solskjaer di Old Trafford memang sedang dipertanyakan belakangan ini. Terutama setelah klub berjuluk the Red Devils tersebut kembali terlempar ke Liga Europa usai menelan kekalahan atas RB Leipzig.
Nama mantan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, selalu disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Solskjaer. Apalagi pria asal Argentina tersebut sudah mengutarakan niat kembali melatih dalam waktu dekat.
"Saya berharap bisa segera kembali, agar kami bisa kembali bekerja lagi. Saya sudah tidak sabar untuk kembali ke dalam permainan," ujarnya beberapa bulan yang lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keraguan Woodward
Sayangnya, meski Pochettino dan pelatih hebat lain seperti Massimiliano Allegri tersedia, Manchester United masih ragu untuk melepas Solskjaer. The Times melaporkan bahwa ada dua alasan mengapa mereka masih ragu sampai sekarang.
Petinggi Manchester United, Ed Woodward, dikabarkan menentang opsi melepas Solskjaer. Ia percaya kalau klub, di bawah asuhan Solskjaer, sedang bergerak ke arah yang tepat.
Woodward juga dilaporkan telah menerima permintaan dari Keluarga Glazer untuk melakukan pergantian pelatih. Namun ia ragu untuk melakukannya karena tak ingin memperpanjang daftar pergantian pelatih yang sudah dilakukan sejak Sir Alex Ferguson pensiun di tahun 2013.
Pemain Mulai Meragukan Solskjaer
Sebenarnya, kalau ditelisik lebih baik lagi, torehan Solskjaer di Manchester United tidak begitu buruk. Pria berkebangsaan Norwegia tersebut berhasil membawa Manchester United finis di peringkat ke-3 pada musim penuh perdananya.
Namun belakangan ini, para pemain mulai meragukan gaya melatih Solskjaer. Mereka percaya kalau Solskjaer terlalu sering melakukan perubahan taktik serta pemain.
The Times juga melaporkan bahwa sejulah agen pemain papan atas lebih memilih membawa kliennya ke Everton ketimbang Manchester United. Alasannya, Carlo Ancelotti disebut memiliki pemahaman terhadap permainan yang lebih baik daripada Solskjaer.
(Metro)
Baca Juga:
- Siap Tinggalkan Manchester United, Paul Pogba Ingin Pindah ke Klub Ini
- Setia, Marcus Rashford Bahkan Tak Bisa Bayangkan Dirinya Kenakan Kostum Selain MU
- 'Paul Pogba Takkan Dirindukan di Manchester United'
- Edinson Cavani Berulang Kali Tolak Juventus dan Inter Milan, Ada Apa Gerangan?
- Derby Manchester Diklaim Bisa Jadi Penentu Nasib Ole Gunnar Solskjaer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paul Pogba Masuk 10 Besar Pemain di Premier League yang Paling Sering Lakukan Kesalahan
Liga Inggris 11 Desember 2020, 22:24
-
Jamu Manchester City, MU Bakal Andalkan Anthony Martial
Liga Inggris 11 Desember 2020, 21:06
-
Wow, Kylian Mbappe Kesengsem Ingin Gabung Manchester United?
Liga Inggris 11 Desember 2020, 20:45
-
Menanti Barter Impian antara Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba
Liga Inggris 11 Desember 2020, 20:30
LATEST UPDATE
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Januari 2026, 17:50
-
Live Streaming Napoli vs Verona - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR