Bola.net - Chelsea akan membuka sesi curhat dengan para pemain senior dan pemain utama tim sebelum memutuskan akan memecat Maurizio Sarri. Demikian dikabarkan Daily Mail baru-baru ini.
Dalam pemberitaan itu, Daily Mail mengklaim bahwa masa depan Sarri di Stamford Bridge masih dalam keraguan dan tanpa kejelasan. Dan salah satu cara The Blues untuk mengambil keputusan adalah dengan mendengarkan perasaan dari para pemain senior.
Meskipun mampu finis di posisi ketiga klasemen Premier League, dan mencapai final Liga Europa musim ini, Sarri tak digaransi akan tetap bertahan sebagai pelatih Chelsea musim depan. Hal ini memang bukan rahasia lagi karena musim ini performa The Blues naik turun bersama sang pelatih.
Dan Chelsea dipahami akan berbicara dengan para pemain senior untuk menilai harmonisasi ruang ganti. Hal ini penting dalam pengambilan keputusan klub nantinya.
Dalam beberapa pekan terakhir memang performa Chelsea mengalami peningkatan signifikan, namun masih ada kekhawatiran bahwa metode Sarri menyebabkan kekhawatiran dalam skuad senior.
Para pemain memiliki keraguan pada pendekatan taktik Sarri, sementara beberapa pemain lain dalam tim juga menemukan kebosanan dalam sesi latihan Sarri.
Namun bukan hanya itu saja, salah satu yang ingin didengar oleh Chelsea dari para pemain utama adalah soal keputusan Sarri mengabaikan Gary Cahill, kapten dan pemain terlama Chelsea saat ini. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!.
Perlakuan Pada Gary Cahill
Sementara itu Sportsmail mengklaim bahwa perlakuan Maurizio Sarri pada Gary Cahill juga ingin didengar klub. Kabarnya, perlakuan pada sang kapten telah membuat beberapa pemain jengkel.
Mantan bek timnas Inggris itu, yang memenangkan tujuh trofi dalam delapan musimnya di Stamford Bridge, telah dipinggirkan oleh Sarri selama musim ini.
Chelsea menilai hubungan antara pemain dan pelatih akan membantu mereka untuk menentukan masa depan pelatih nantinya.
Salah satu contohnya adalah ketika Jose Mourinho dipecat pada Desember 2015. Saat itu Chelsea tengah mendapatkan hasil-hasil yang buruk dan kemudian Direktur Teknik Michael Emenalo menilai ada hubungan yang buruk dan telah rusak antara pelatih dengan para pemain.
Andai sukses memenangi trofi Liga Europa pun masa depan Sarri belum pasti. Kesuksesan itu bisa saja membuat peluang Sarri bertahan semakin besar, tapi bisa saja tidak bila melihat nasib Rafael Benitez dahulu.
Saat itu Rafa Benitez dipersilakan untuk meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Chelsea pada 2013 meskipun mampu finis di posisi ketiga dan juga memenangi Liga Europa di waktu yang sama.
Faktor Larangan Transfer
Selain dua hal di atas, ada satu faktor lain yang juga menjadi perhatian Chelsea sebelum memutuskan masa depan Sarri. Faktor itu adalah banding yang diajukan Chelsea soal larangan aktif di bursa transfer pemain.
Diklaim Daily Mail, apakah Chelsea bisa sukses untuk menggagalkan keputusan aktif di bursa transfer selama 12 bulan juga akan menjadi faktor yang bermain dalam masa depan Sarri. Andai Sarri pada akhirnya dipecat, Chelsea menilai sosok Frank Lampard akan menjadi pelatih pengganti yang tepat.
Tapi keinginan Chelsea untuk mendapatkan Lampard cenderung bergantung pada hasil final play-off Championship Derby melawan Aston Villa minggu depan.
Di masa lalu, Lampard telah berbicara tentang ambisinya untuk menjadi pelatih Chelsea suatu saat nanti, tetapi apakah dia akan mempertimbangkan untuk meninggalkan Derby setelah membawa mereka promosi Premier League masih harus dilihat.
Sementara itu Sarri memiliki minat yang kuat untuk kembali ke tanah airnya dengan adanya ketertarikan dari Juventus dan AS Roma. Tapi di depan umum, Sarri menegaskan dia ingin bertahan di London.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simone Inzaghi Hanya Pilihan Kedua di Juventus
Liga Italia 23 Mei 2019, 21:20
-
Mustafi Ingin Menangkan trofi Liga Europa demi Mkhitaryan
Liga Eropa UEFA 23 Mei 2019, 20:14
-
Christian Pulisic Optimis Sukses Besar di Chelsea
Liga Inggris 23 Mei 2019, 19:00
-
Christian Pulisic Siap Gantikan Eden Hazard
Liga Inggris 23 Mei 2019, 18:40
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR