
Memang membawa Chelsea untuk finish di zona eropa merupakan tugas yang cukup berat untuk dilakukan Mourinho. Berkat kekalahan melawan Leicester dini hari tadi, mereka kembali tertahan di peringkat 16 klasemen Premier League, setelah hanya mampu mengumpulkan 15 poin dari 16 pertandingan. Namun apakah benar bahwa sudah mustahil bagi John Terry dkk bermain di kompetisi Eropa musim depan?
Jika melihat kecenderungan di Premier League dalam tiga musim terakhir memang terlihat mustahil bagi klub yang berada di peringkat 16 bisa menembus Enam besar klasemen pada akhir musim. Prestasi tim yang berada di peringkat 16 pada pekan ke 16 dalam tiga musim ini paling mentok finish di peringkat 10 yang dilakukan oleh Crystal Palace pada musim lalu. Kecenderungan yang ada dalam beberapa musim terakhir ialah klub peringkat 16 di pekan ke 16 Premier League biasanya naik/turun 1-2 peringkat dari posisi mereka di pekan 16.
Jika Chelsea ingin finish setidaknya di zona Eropa setidaknya ada dua cara yang bisa ditempuh meski keduanya tidak mudah untuk dilakoni. Cara pertama adalah mereka bisa finish di peringkat manapun di Premier League musim ini dan tetap bermain di Liga Champions asalkan mereka memenangkan Trofi si kuping Bundar pada akhir musim. Namun memenangkan Liga Champions musim ini bukan perkara mudah, apalagi di babak 16 besar mereka sudah ditunggu oleh salah satu tim unggulan yaitu PSG.
Cara kedua adalah mereka harus meraih poin sebanyak-banyaknya pada sisa bulan Desember ini sampai akhir Januari nanti. Hal ini dikarenakan pada masa tersebut, kecenderungan marjin poin antara peringkat 6 dan peringkat 16 terpaut sekitar 11-23 poin, yang merupakan margin terendah antara peringkat 6 dan 16 hingga akhir musim nanti.
Jika The Blues setidaknya bisa memperbaiki posisi setidaknya di peringkat 10 pada akhir Januari nanti maka kesempatan untuk finish di zona eropa masih memungkinkan. Jika sampai akhir Januari, Chelsea masih bertengger di peringkat belasan, maka mereka harus mengucapkan selamat tinggal kepada zona Eropa.
Pasalnya dalam kecenderungan tiga musim terakhir, pada bulan Februari jarak antara peringkat 16 dan peringkat 6 sudah stabil antara 23 poin - 37 poin, di mana jika selisih poin sudah mencapai angkat tersebut sudah nyaris mustahil untuk menyusul dalam sisa pertandingan yang berkisar 12-14 pertandingan di musim ini.
Jika melihat jadwal Chelsea dari pekan ini hingga akhir Januari nanti, rasa-rasanya tugas itu sedikit berat dilakukan. Pasalnya pada tanggal 28 Desember nanti mereka akan menghadapi Manchester United dan dua pekan berikutnya mereka akan menghadapi Everton dan Arsenal secara berurutan. Dengan performa mereka saat ini rasa-rasanya susah bagi mereka untuk mendapat poin dalam tiga pertandingan tersebut.
Setelah melihat semua faktor tersebut, Bolanet melihat bahwa Chelsea sejatinya sangat berpeluang untuk bangkit, namun semua akan kembali kepada seberapa cepat Jose Mourinho bisa membenahi performa timnya yang merosot. Jika melihat data-data di atas Bolanet melihat Chelsea akan keluar dari Peringkat belasan, namun mereka tidak bisa finish di zona Liga Champions dengan prediksi mereka akan finish di peringkat 7-8 klasemen Premier League.
Bagaimana pendapat anda Bolaneters? Apakah Chelsea sanggup finish di zona eropa akhir musim nanti? Ataukah Chelsea harus bersabar untuk absen di Eropa musim depan? Sampaikan pendapat bijak anda pada kolom komentar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard Akui Jatuh Hati Pada Ramsey
Liga Inggris 15 Desember 2015, 23:39
-
Chelsea Buka Opsi Tukar Hazard dengan James
Liga Spanyol 15 Desember 2015, 23:33
-
Demi Stones, MU Siapkan 50 Juta Pounds
Liga Inggris 15 Desember 2015, 22:50
-
Bila Ingin Teixeira, Chelsea Harus Siapkan 40 Juta Euro Lebih
Liga Inggris 15 Desember 2015, 15:43
-
Menebak Di mana Chelsea Akan Finish di Akhir Musim
Liga Inggris 15 Desember 2015, 15:28
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR