Mengapa Chelsea Pernah Tolak Andoni Iraola yang Kini Resmi Besut Liverpool?

Mengapa Chelsea Pernah Tolak Andoni Iraola yang Kini Resmi Besut Liverpool?
Andoni Iraola berpose di Anfield usai diperkenalkan sebagai manajer baru Liverpool (c) Liverpool FC Official

Bola.net - Liverpool bisa jadi menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keputusan Chelsea yang memilih mengabaikan Andoni Iraola dalam perburuan pelatih baru mereka musim panas ini.

Klub asal London tersebut sebelumnya sempat mempertimbangkan nama Iraola untuk mengisi kursi manajer yang kosong setelah kepergian Enzo Maresca pada Januari lalu.

Namun, setelah melakukan serangkaian pembicaraan, Chelsea akhirnya lebih memilih menunjuk Xabi Alonso yang dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Juli mendatang.

Menurut laporan The Athletic, manajemen Chelsea sebenarnya terkesan dengan perkembangan karier Iraola bersama Bournemouth. Pelatih asal Spanyol itu berhasil meningkatkan reputasinya secara signifikan dalam satu tahun terakhir berkat performa impresif tim yang ia tangani di Premier League.

Meski demikian, faktor taktik menjadi alasan utama Chelsea mengurungkan niat merekrutnya.

1 dari 5 halaman

Filosofi Bermain Jadi Penghalang

Andoni Iraola saat mengunjungi markas latihan Liverpool (c) Liverpool FC Official

Andoni Iraola saat mengunjungi markas latihan Liverpool (c) Liverpool FC Official

Bukan karena kualitas Iraola diragukan, melainkan karena gaya bermain yang ia usung dianggap terlalu berbeda dengan identitas yang ingin dibangun Chelsea.

Di era Enzo Maresca hingga masa singkat Liam Rosenior, Chelsea berupaya mengembangkan sepak bola berbasis penguasaan bola. Strategi tersebut menitikberatkan pada sirkulasi umpan, kontrol permainan, dan dominasi posisi untuk membongkar pertahanan lawan.

Sebaliknya, Iraola dikenal sebagai pelatih yang menyukai sepak bola berintensitas tinggi. Bournemouth di bawah arahannya tampil agresif dengan tekanan ketat, transisi cepat, dan tempo permainan yang tinggi. Karakter tersebut dinilai tidak sepenuhnya cocok dengan komposisi skuad maupun visi jangka panjang Chelsea.

Alhasil, The Blues memilih bergerak cepat mengamankan tanda tangan Alonso, bahkan sebelum Liverpool mulai mencari sosok pelatih baru.

2 dari 5 halaman

Gaya Iraola Dinilai Ideal untuk Liverpool

Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola (c) Liverpool FC Official

Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola (c) Liverpool FC Official

Jika Chelsea melihat adanya ketidakcocokan, situasinya justru berbeda di Liverpool.

Iraola memiliki banyak kesamaan filosofi dengan gaya permainan yang pernah membawa Liverpool meraih berbagai kesuksesan di bawah asuhan Jurgen Klopp. Saat itu, The Reds dikenal dengan sepak bola "heavy metal", sebuah istilah yang identik dengan pressing agresif, intensitas tinggi, serta kecepatan dalam melakukan serangan balik.

Di era Klopp, para pemain Liverpool dituntut untuk segera merebut kembali bola begitu kehilangan penguasaan. Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan secepat mungkin untuk menciptakan peluang.

Pendekatan tersebut perlahan berkurang saat Liverpool ditangani Arne Slot. Meski sempat membawa tim meraih gelar liga, banyak pihak merasa identitas khas Liverpool mulai memudar.

3 dari 5 halaman

Dukungan dari Ruang Ganti

Andoni Iraola resmi menjadi manajer baru Liverpool (c) Liverpool FC Official

Andoni Iraola resmi menjadi manajer baru Liverpool (c) Liverpool FC Official

Keinginan untuk menghidupkan kembali gaya bermain agresif itu bahkan muncul dari para pemain sendiri. Mohamed Salah, salah satu figur penting era Klopp, sempat menyampaikan pesan terbuka melalui media sosial yang menyerukan kembalinya sepak bola "heavy metal" di Anfield.

Pesan tersebut dikabarkan mendapat dukungan dari sejumlah pemain Liverpool lainnya. Selain skuad, para suporter dan pemilik klub juga diyakini merindukan karakter permainan yang membuat Liverpool begitu ditakuti dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam konteks tersebut, Iraola dianggap sebagai kandidat yang sangat sesuai.

4 dari 5 halaman

Semua Pihak Berpotensi Menjadi Pemenang

Manajer Chelsea, Xabi Alonso (c) Chelsea FC Official

Manajer Chelsea, Xabi Alonso (c) Chelsea FC Official

Chelsea akhirnya mendapatkan sosok yang lebih cocok dengan filosofi penguasaan bola melalui Xabi Alonso. Sementara itu, Liverpool memperoleh pelatih yang dinilai mampu mengembalikan identitas agresif dan penuh energi yang pernah menjadi ciri khas klub.

Keputusan Chelsea menolak Iraola mungkin awalnya terlihat mengejutkan. Namun jika melihat kebutuhan masing-masing klub, hasil akhirnya justru berpotensi menguntungkan semua pihak.

Chelsea mendapatkan arsitek permainan yang sesuai dengan visi mereka, sedangkan Liverpool memperoleh figur yang diyakini mampu menghidupkan kembali semangat "heavy metal" yang selama ini dirindukan publik Anfield.

Sumber: The Athletic


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL