
Bola.net - Erling Haaland tengah menjadi sorotan tajam karena performanya yang merosot drastis di lini depan Manchester City. Mesin gol asal Norwegia itu seolah lupa caranya mencetak gol dari permainan terbuka (open play).
Namun, pelatih Josep Guardiola menolak keras jika strikernya dijadikan kambing hitam tunggal. Ia justru menuding rekan setim Haaland sebagai biang kerok utama masalah ini.
Pep menilai suplai bola dan kreativitas timnya sangat buruk dalam melayani sang bomber. Kritik pedas ini dilontarkan jelang laga hidup mati melawan Galatasaray di Liga Champions.
Situasi ruang ganti The Citizens memanas karena tekanan untuk lolos ke babak 16 besar semakin berat. Guardiola menuntut perubahan radikal dari cara bermain anak asuhnya.
Suplai Bola Macet Total

Guardiola menegaskan bahwa masalah bukan terletak pada ketajaman penyelesaian akhir Haaland. Menurutnya, tim gagal menciptakan peluang matang yang biasa disantap sang striker.
Statistik mencatat Haaland hanya mencetak satu gol dalam sembilan laga terakhir, itu pun dari penalti. Pep pasang badan dan meminta gelandangnya bekerja lebih keras.
"Ciptakan lebih banyak peluang maka dia akan mencetak gol," tegas Pep Guardiola dalam konferensi pers, Selasa (27/1).
Sang pelatih memperingatkan para pengamat untuk tidak meremehkan naluri pembunuh pemainnya. Ia yakin Haaland akan segera membungkam keraguan publik jika servis dari tim membaik.
"Jangan pernah meremehkan striker, para pencetak gol, karena mereka akan selalu membuat Anda diam," lanjut pelatih berkepala plontos itu.
Garansi Gol Seumur Hidup

Kepercayaan Pep kepada Haaland tampaknya tidak luntur sedikitpun meski sedang seret gol. Ia bahkan memberikan garansi jangka panjang soal ketajaman pemainnya.
Guardiola menyebut kemarau gol ini hanya fase sementara akibat kelelahan fisik dan mental. Kualitas Haaland dianggap permanen dan abadi.
"Kami ingin dia mencetak gol selama sisa hidupnya, itu sudah pasti," tambah Pep dengan nada optimis.
Haaland sebelumnya sempat diistirahatkan saat City menang 2-0 atas Wolves. Langkah ini diambil untuk menyegarkan kembali pikiran dan tubuhnya yang disebut Pep "kepanikan".
Posisi Kritis di Eropa

Laga melawan Galatasaray menjadi pertaruhan besar bagi nasib City di Eropa musim ini. Kekalahan mengejutkan dari Bodo/Glimt pekan lalu membuat mereka terlempar ke peringkat 11.
City wajib menang untuk menjaga asa finis di delapan besar dan lolos otomatis. Jika gagal, mereka harus melewati babak play-off yang berisiko tinggi.
"Saya lebih suka memiliki lebih banyak (poin) tetapi itulah yang pantas kami dapatkan," aku Guardiola pasrah melihat posisi klasemen.
Pep meminta timnya melupakan hasil buruk dan fokus penuh menatap laga di Etihad. Kemenangan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
"Kami perlu fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami lalu melihat di posisi mana kami finis," ujarnya.
Badai Cedera dan Reuni Mantan
Misi kebangkitan City terhalang oleh badai cedera yang menghantam lini belakang. Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones dipastikan absen karena cedera.
Rodri juga harus menepi akibat sanksi kartu merah, sementara pemain anyar seperti Marc Guehi dan Antoine Semenyo belum bisa didaftarkan. Satu-satunya harapan adalah kembalinya Nico Gonzalez.
Di sisi lain, Galatasaray datang dengan ancaman nyata dari dua mantan penggawa City. Ilkay Gundogan dan Leroy Sane siap memberikan mimpi buruk bagi publik Etihad.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:07
-
Bahaya! Galatasaray Bisa Jegal Man City
Liga Champions 28 Januari 2026, 19:44
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:45
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Galatasaray
Liga Champions 28 Januari 2026, 15:16
-
Man City vs Galatasaray: Pulang ke Etihad, Ilkay Gundogan Merasa Aneh
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:48
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR