
Bola.net - Tottenham Hotspur layak dipuji usai mendapatkan jasa Jose Mourinho sebagai manajer baru. Mourinho jelas pelatih top, Tottenham harus mengalahkan banyak klub-klub lain yang tertarik, salah satunya Arsenal.
Ya, sebelum resmi menangani Spurs, Mourinho sempat gencar diisukan bakal menggantikan posisi Unai Emery di Arsenal. Mantan pelatih PSG ini tengah kesulitan, Emery mulai kehilangan dukungan fans.
Kedatangan Mourinho mungkin bakal mendongkrak Arsenal, meski belum pasti apakah fans klub London itu bakal senang. Namun, Mourinho justru memilih Spurs yang mungkin tidak sebesar Arsenal perihal sejarah klub.
Mengapa Mou menolak Arsenal? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pimpinan Arsenal
Rumor Mourinho ke Arsenal ini sempat menguat dua pekan terakhir, sebelum akhirnya sirna oleh pengumuman Tottenham. Menurut The Times, Mourinho bahkan sudah melewati sesi makan malam bersama salah satu bos Arsenal, Raul Sanllehi.
Pada momen itu, Mourinho disebut membuat Sanllehi terkesan dengan rencananya untuk mengembalikan kejayaan Arsenal. Benar, Mourinho bahkan sudah punya rencana untuk The Gunners.
Biar begitu, ada satu hal yang masih mengganjal bagi Mourinho. Dia tidak yakin Arsenal merupakan klub yang tepat, khususnya karena struktur hierarki yang meragukan.
Mengapa Tottenham
Satu pertanyaan sudah terjawab, Mou memang tidak tertarik melatih Arsenal. Namun, pertanyaan kedua masih mengambang: mengapa memilih Tottenham, Mou?
Sejak dipecat Manchester United tahun lalu, Mou memilih menepi cukup lama. Alasannya kuat, dia mengaku hanya ingin bekerja di klub yang tepat, dengan proyek dan dukungan pemilik yang tepat.
Artinya, Mou mungkin merasa pimpinan Spurs masih lebih baik daripada Arsenal. Dia pun mengusung proyek besar untuk membantu Tottenham meraih trofi pertamanya.
Bagaimanapun, hanya Mou yang tahu alasan sebenarnya memilih Tottenham. Pada sesi konferensi pers pertamanya, Mou hanya menjanjikan hasrat sepak bola yang besar.
Sumber: The Times
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Datangnya Mourinho Bisa Berdampak Buruk Bagi Eriksen, Kenapa Demikian?
Liga Inggris 22 November 2019, 23:19
-
Tak Seperti Mourinho, Lampard Ogah Khianati Chelsea Demi Latih Tottenham
Liga Inggris 22 November 2019, 22:49
-
Jurgen Klopp Sambut Kembalinya Mourinho ke Premier League
Liga Inggris 22 November 2019, 22:23
-
Eks Presiden Real Madrid Benarkan Jose Mourinho Kejar Gareth Bale
Liga Inggris 22 November 2019, 22:00
-
Ditanya Soal Mourinho, Solskjaer: No Comment!
Liga Inggris 22 November 2019, 18:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR