
Bola.net - Andrey Arshavin pernah menjadi idola fans dari salah satu klub besar Inggris, Arsenal. Dan pria berdarah Rusia itu juga pernah menjadi mimpi buruk bagi raksasa Premier League lainnya, Liverpool.
Nama Arshavin sebenarnya tidak begitu santer terdengar saat masih memperkuat Zenit Saint-Petersburg. Tetapi semuanya berubah saat Timnas Rusia memberinya kesempatan untuk unjuk gigi di pentas Piala Eropa 2008.
Aksinya membuat Timnas Rusia menjadi salah satu tim kuda hitam yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia juga yang membuat Rusia berhasil melangkahi Belanda dengan skor 3-1 di babak perempat final.
Sayang, aksi heroiknya tidak terulang sewaktu Rusia bermain di laga babak semi-final. Rusia kalah dengan skor telak 0-3 atas Spanyol, yang kemudian melaju sampai merengkuh trofi juara usai menang atas Jerman 1-0.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Quattrick ke Gawang Liverpool
Selang beberapa bulan setelah aksi magisnya bersama Timnas Rusia, Arshavin memutuskan bergabung dengan Arsenal. Ia menjadi salah satu pemain Arsenal yang menakutkan bagi barisan pertahanan lawan.
Salah satu tim yang pernah merasakan kekejaman Arshavin di atas lapangan adalah Liverpool. Pada suatu waktu, Arsenal dan Liverpool bertemu dalam pentas Premier League. Kedua tim bermain dengan kedudukan imbang 4-4 di laga tersebut.
Keempat gol Liverpool diciptakan oleh Fernando Torres dan Yossi Benayoun, yang sama-sama mengantongi dua gol. Tapi Arsenal hanya butuh satu orang pemain untuk menjebol gawang the Reds dan dia adalah Arshavin.
Salah satu momen yang paling bisa diingat dari laga kali ini adalah saat Arshavin membukukan gol keduanya. Dengan memanfaatkan kesalahan dari Alvaro Arbeloa, ia tanpa ampun menggetarkan gawang Liverpool dari luar kotak penalti seorang diri.
Liverpool 4-4 Arsenal.
— Premier League (@premierleague) December 29, 2018
A game you'll never forget, and it brought us a memorable #PL goal from Andrey Arshavin 💥#LIVARS pic.twitter.com/44M8MuDAg7
Si Jenius yang Introvert
Kendati menjadi sosok bintang di Arsenal, Arshavin tidak mampu mengasimliasikan dirinya dengan rekan-rekannya. Meskipun sudah mahir berbahasa Inggris, namun ia tetap mengasingkan diri dari Theo Walcott dkk.
Kesendirian Arshavin terekam jelas di benak mantan kiper Arsenal, Manuel Almunia. "Dia tidak begitu terbuka kepada kami, sama sekali, dan saya pikir dia tidak senang berada di London," ujarnya.
"Saat anda memiliki masalah dalam hidup, saya pikir akan membantu jika ada orang di sekitar yang bisa diajak sekadar berbincang atau berbagi masalah."
"Jika anda bisa membagikan hal-hal yang terjadi dalam hidup anda, maka pada akhirnya anda akan merasa lebih baik. Tapi Andrey sangatlah introvert," tandasnya.
Takut Pensiun
Pada Desember 2018, Arshavin mengumumkan bahwa dirinya akan gantung sepatu. Namun pada suatu waktu, ia pernah mengerahkan isi hatinya yang merasa takut dengan masa-masa di mana dirinya tidak menendang bola lagi.
"Saya pikir penghujung karir saya sudah semakin dekat. Saya masih belum lelah dengan sepakbola, itu adalah hal yang paling favorit dalam hidup," ujar Arshavin ke Championat.
"Kami akan lihat bagaimana hidup berjalan. Pemikiran itu terkadang membuat saya takut, tapi perasaan itu lewat dan semuanya baik-baik saja untuk sementara, lalu saya ketakutan lagi," tutupnya.
Arshavin menutup karirnya yang panjang dengan koleksi 141 gol dari 623 penampilan di semua ajang. Tim asal Kazakhstan, Kairat, beruntung bisa menjadi tempat labuhan terakhir sang maestro dari Rusia tersebut.
(Planet Football)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Plot Twist, Arsenal Bakal Beri David Luiz Kontrak Baru
Liga Inggris 2 Juni 2020, 17:20
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR