
Bola.net - Manchester United resmi mendaratkan Edinson Cavani dengan status bebas transfer pekan lalu. Klub raksasa Inggris tersebut mengikatnya dengan kontrak berdurasi satu tahun ditambah opsi perpanjangan selama setahun lagi.
Cavani nampak sebagai jawaban atas keresahan Manchester United di sektor depan. Keresahan itu terlihat sangat jelas kala klub pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu dipermak habis-habisan oleh Tottenham dengan skor memalukan, 1-6.
Solskjaer memang mencari penyerang baru di bursa transfer musim panas kemarin. Sayangnya beberapa nama buruannya, mulai Jadon Sancho, Gareth Bale, hingga Ousmane Dembele, gagal didapatkan.
Pada akhirnya Manchester United hanya bisa memboyong Cavani ke Old Trafford. Namun perekrutan ini tidak bisa dikatakan sebagai pembelian panik, mengingat Cavani punya torehan fantastis dalam urusan mencetak gol.
Pria berusia 33 tahun tersebut berhasil mengantongi total 353 gol dari 586 penampilan di empat klub yang berbeda. 200 gol di antaranya ia persembahkan untuk klub lamanya, PSG, dalam kurun waktu tujuh musim.
Memang, Cavani belum memiliki pengalaman bermain di pentas Premier League. Namun setidaknya, ia beberapa kali pernah berhadapan dengan klub bertitah 'big six' seperti Chelsea hingga Manchester City.
Lalu, bagaimana torehannya saat bertemu dengan klub-klub tersebut? Untuk mengetahuinya, ada baiknya Bolaneters menyimak informasi lengkap mengenai statistik Cavani saat bertemu 'big six' yang dihimpun dari Planet Football berikut ini.
Chelsea
Penampilan: delapan
Menang: empat
Imbang: dua
Kalah: dua
Gol: tiga
Assist: dua
Rata-rata gol per menit: 202,6
Rata-rata gol atau assist per menit: 121,6
Liverpool
Penampilan: empat
Menang: satu
Imbang: satu
Kalah: dua
Gol: nol
Assist: dua
Rata-rata gol per menit: -
Rata-rata gol atau assist per menit: 162,5
Manchester City
Penampilan: empat
Menang: satu
Imbang: dua
Kalah: satu
Gol: tiga
Assist: nol
Rata-rata gol per menit: 115,66
Rata-rata gol atau assist per menit: 115,66
Arsenal
Penampilan: dua
Menang: nol
Imbang: dua
Kalah: nol
Gol: dua
Assist: nol
Rata-rata gol per menit: 90
Rata-rata gol per menit atau assist: 90
Kesimpulan
Ternyata, Cavani tidak selalu tajam saat bertemu dengan klub-klub bertitah 'big six' ini. Seperti waktu berhadapan dengan Liverpool, ia belum menorehkan satu gol pun meskipun pernah empat kali berhadapan dengan mereka.
Ini bisa menjadi kabar buruk buat Manchester United. Atau sebaliknya, data ini bisa menjadi pelecut buat Cavani agar bisa menghentikan torehan buruknya saat bertemu dengan klub berjuluk the Reds itu sebelum pensiun.
Cavani sendiri belum pernah berhadapan dengan Manchester United secara layak. Ia hanya mencatatkan satu penampilan, yakni waktu PSG tumbang di tangan the Red Devils dengan skor 1-3 di pentas Liga Champions tahun 2019 lalu. Saat itu, Cavani baru dimainkan pada masa injury time.
(Planet Football)
Baca Juga:
- Ngamuk! Ini Yang Diucapkan Bruno Fernandes di Ruang Ganti Saat MU Kalah 1-6 dari Tottenham
- Manchester United Temukan Tandem Harry Maguire: Raphael Varane?
- Edinson Cavani Masih Berstatus Sebagai 'Tunawisma', Ini Syarat Rumah Barunya
- Ed Woodward Bersiap Memecat Ole Gunnar Solskjaer dari MU
- Cerita MU di Bursa Transfer: Solskjaer yang Frustrasi dan Dortmund yang Bingung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek RB Leipzig: Manchester United? Mereka Biasa Saja Tuh!
Liga Champions 12 Oktober 2020, 21:00
-
Cetak Gol di Timnas Inggris, Rashford Kena Marah Legenda Manchester United Ini
Liga Inggris 12 Oktober 2020, 20:40
-
Manchester United Susun Rencana Perekrutan Eduardo Camavinga
Liga Inggris 12 Oktober 2020, 20:20
-
Terus Ampas di Manchester United, Harry Maguire Bisa Dicoret dari Timnas Inggris
Liga Inggris 12 Oktober 2020, 20:00
-
7 Bulan Tidak Bermain, Apakah Cavani Siap Bermain di Manchester United?
Liga Inggris 12 Oktober 2020, 19:40
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
-
Cari Pengganti Lewandowski, Capres Barcelona Sarankan Nama Bomber Maut Bayern
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 22 Februari 2026, 08:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR