Michael Carrick Bidik Proyek Jangka Panjang di Man United, Peluang Jadi Pelatih Permanen Kian Terbuka

Bola.net - Performa impresif dalam tujuh pertandingan awal membuat posisi Michael Carrick di kursi pelatih Manchester United kian menguat, termasuk kans menjadi manajer permanen musim depan.
Ditunjuk sebagai pelatih hingga akhir musim sekitar tujuh pekan lalu, Carrick langsung menghadirkan stabilitas dengan catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang.
Lonjakan performa itu membawa United naik ke peringkat ketiga klasemen Liga Inggris, posisi yang terakhir kali mereka raih pada Mei 2023. Di tengah belum adanya kandidat eksternal yang benar-benar menonjol, pekerjaan ini perlahan terasa seperti “milik Carrick untuk dipertahankan”.
Sinyal Kepercayaan dari Internal Man United

Dukungan terhadap Carrick juga tampak dari kehadiran agennya, Jo Tongue, di tribun direktur Old Trafford saat United menundukkan Crystal Palace akhir pekan lalu. Meski belum ada pengumuman resmi terkait masa depan kursi pelatih, atmosfer di sekitar klub menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh.
Ujian berikutnya datang saat United bertandang ke markas Newcastle United di St James’ Park. Laga ini punya makna khusus bagi Carrick yang merupakan putra daerah Tyneside. United sendiri belum pernah menang di stadion tersebut dengan kehadiran suporter sejak Desember 2018.
Kemenangan di markas klub masa kecilnya tentu akan menjadi pencapaian emosional sekaligus mempertegas kredibilitasnya sebagai arsitek baru Setan Merah.
Fokus Jangka Panjang, Bukan Solusi Instan

Saat ditanya apakah rekor apiknya membuka peluang menjadi pelatih permanen musim depan, Carrick merespons dengan santai.
Ia menegaskan tidak ingin membuat keputusan berdasarkan kepentingan jangka pendek. Baginya, tanggung jawab utama adalah memastikan setiap keputusan yang diambil berdampak positif bagi klub dalam jangka panjang, terlepas dari berapa lama ia berada di posisi tersebut.
“Menang tentu membantu, dan para pemain tampil luar biasa. Kita lihat saja nanti akan berakhir di mana,” kira-kira pesan yang ingin ia sampaikan.
Realistis Soal Perburuan Gelar

Saat ini, United terpaut 13 poin dari dua pemuncak klasemen, Arsenal dan Manchester City. Menariknya, dua tim tersebut sempat dikalahkan United dalam dua laga awal Carrick pada Januari.
Meski demikian, Carrick memilih bersikap realistis ketika disinggung soal peluang mengejar gelar musim ini. Ia tak menutup kemungkinan apa pun, sebab sepak bola selalu menyimpan kejutan, namun tetap menekankan pentingnya berpijak pada kenyataan.
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci. United harus terus memenangi pertandingan demi pertandingan tanpa terlena oleh euforia sesaat. Ia juga mengingatkan bahwa di atas mereka bercokol dua tim luar biasa, sementara persaingan di papan atas sangat ketat.
Pendekatan “satu laga demi satu laga” menjadi prinsip yang ia pegang. Fokus terdekat adalah duel melawan Newcastle sebelum jeda singkat dan laga berikutnya menghadapi Aston Villa.
Lebih Menikmati Lapangan Ketimbang Studio

Sebelum kembali ke dunia kepelatihan, Carrick sempat menjajal peran sebagai pundit usai dipecat Middlesbrough tahun lalu. Ia tampil di program Match of the Day pada Oktober serta menjadi analis untuk siaran Liga Champions di Amazon Prime pada September.
Namun, pria berusia 44 tahun itu mengisyaratkan bahwa masa depannya tetap berada di pinggir lapangan, bukan di studio televisi.
Ia mengaku menikmati proses bekerja langsung dengan pemain, membantu perkembangan individu, membangun kekompakan tim, serta menciptakan koneksi antara skuad, staf, dan suporter. Baginya, melihat perkembangan teknis maupun mental para pemain adalah kepuasan tersendiri.
“Entah itu sebagai manajer atau peran lain, intinya tetap bekerja dengan pemain dan orang-orang di sekitar klub untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka,” menjadi benang merah dari pernyataannya.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR