Michael Owen Desak MU Kembali Percayai Rasmus Hojlund, Yakin Bersinar di Era Michael Carrick

Michael Owen Desak MU Kembali Percayai Rasmus Hojlund, Yakin Bersinar di Era Michael Carrick
Pemain Napoli Rasmus Hojlund merayakan gol pembuka yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Hellas Verona vs Napoli di Verona, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Bola.net - Mantan penyerang Liverpool, Michael Owen, memberikan saran menarik kepada Manchester United. Ia meminta Setan Merah mempertimbangkan untuk memulangkan Rasmus Hojlund dan mempercayainya kembali. Owen percaya striker muda itu bisa tampil lebih tajam jika bermain di bawah arahan Michael Carrick.

Rasmus Hojlund, yang didatangkan dengan nilai transfer 72 juta poundsterling, sempat mengalami masa sulit di Inggris. Pada musim keduanya di Premier League, ia hanya mampu mencetak empat gol.

Situasi tersebut mendorong manajemen klub untuk melakukan perubahan di lini serang. Manchester United kemudian merekrut Benjamin Sesko pada bursa transfer musim panas. Kehadiran pemain baru itu membuat posisi Hojlund perlahan tergeser dari tim utama.

Akhirnya, Hojlund dipinjamkan ke Napoli untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Di Italia, ia justru kembali menemukan performa terbaiknya dengan mencetak sepuluh gol di kompetisi domestik.

1 dari 3 halaman

Sistem Baru Michael Carrick

Pemain Napoli Rasmus Hojlund (kiri) merayakan gol pembuka yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Hellas Verona vs Napoli di Verona, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Pemain Napoli Rasmus Hojlund (kiri) merayakan gol pembuka yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Hellas Verona vs Napoli di Verona, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Performa Manchester United belakangan ini mulai menunjukkan peningkatan yang cukup jelas. Michael Carrick dinilai berhasil membangun sistem permainan yang lebih rapi dan efektif.

Kondisi tim yang semakin solid ini dianggap cocok untuk mendukung peran seorang penyerang. Owen menilai momen ini tepat bagi Hojlund untuk kembali dan membuktikan diri. Alur serangan yang lebih hidup akan memudahkan striker dalam mencetak gol.

"Saya tidak peduli siapa yang Anda mainkan di depan, sangat sulit untuk menilai ketika tim tidak berfungsi," ujar Michael Owen.

"Striker adalah ujung rantai, jika rantainya putus, itu tidak ada gunanya dalam banyak hal, dan saya ingin melihat Hojlund serta apa yang bisa dia lakukan sekarang," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Pembuktian Tajam di Liga Italia

Penyerang Napoli, Rasmus Hojlund beraksi di laga Serie A melawan Parma. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Penyerang Napoli, Rasmus Hojlund beraksi di laga Serie A melawan Parma. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Kepindahan ke Serie A memberikan dampak positif bagi Hojlund. Ia mulai kembali menunjukkan naluri mencetak gol yang sempat meredup saat bermain di Inggris.

Meski begitu, masa depannya tidak sepenuhnya berada di tangan Manchester United. Dalam kesepakatan peminjaman, Napoli memiliki kewajiban untuk mempermanenkan transfer jika mereka lolos ke Liga Champions. Kondisi ini membuat peluang kembalinya Hojlund menjadi tidak pasti.

"Dia bermain di tim Manchester United yang hancur, tidak memiliki koneksi, dan bermain sangat buruk," ucap Michael Owen.

"Siapa yang berani mengatakan dia tidak benar-benar bagus saat dia bermain sangat baik di Italia sekarang?" tegasnya.

3 dari 3 halaman

Korban Rantai Serangan Buruk

Aksi penyerang Napoli, Rasmus Hojlund mencoba melewati hadangan pemain Hellas Verona, 7 Januari 2026. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Aksi penyerang Napoli, Rasmus Hojlund mencoba melewati hadangan pemain Hellas Verona, 7 Januari 2026. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Performa lini depan yang kurang maksimal sering kali membuat penyerang menjadi sasaran kritik. Padahal, masalah utama sering berasal dari minimnya suplai bola dari lini tengah.

Situasi ini mulai membaik setelah kehadiran Benjamin Sesko. Ia bahkan berhasil mencetak gol saat Manchester United mengalahkan Brentford. Kemenangan tersebut membantu tim memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen.

"Sesko juga sama, dulu sulit dinilai tetapi sekarang rantai di seluruh tim benar-benar bekerja, sehingga Anda melihat tipe pemain yang berbeda," jelas Michael Owen.

"Semua orang mengatakan pembelian pemain itu buruk, namun terkadang mereka tidak mendapat kesempatan yang adil karena tidak memperoleh layanan bola yang baik," pungkasnya.

Saat ini, Manchester United semakin dekat dengan tiket ke Liga Champions. Mereka hanya membutuhkan tambahan dua poin dari empat laga tersisa untuk mengamankan posisi tersebut. Jika berhasil, pencapaian ini bisa menjadi dorongan besar bagi tim racikan Michael Carrick.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL