
Bola.net - Josep Guardiola akhirnya melunak dan melontarkan permintaan maaf terbuka kepada wasit debutan Premier League, Farai Hallam. Insiden ini terjadi usai kemenangan Manchester City atas Wolves akhir pekan lalu.
Namun, permintaan maaf pelatih asal Spanyol itu terasa memiliki "duri" tajam. Ia tetap menyelipkan sindiran pedas mengenai sensitivitas para pengadil lapangan saat ini.
Sebelumnya, Guardiola sempat murka karena keputusan wasit yang menolak memberikan penalti bagi Man City. Padahal, VAR sudah menyarankan tinjauan ulang atas dugaan handball lawan.
Tak berhenti di situ, Guardiola kini mengalihkan sasaran tembaknya kepada Howard Webb. Ia menuntut penjelasan logis dari sang kepala wasit Inggris tersebut.
Maaf, Tapi Kalian Terlalu Sensitif

Guardiola menyadari bahwa komentarnya pasca laga mungkin terlalu keras bagi wasit yang baru menjalani debut. Ia mencoba menetralisir suasana jelang laga Liga Champions.
Namun, ia tidak sepenuhnya menarik kata-katanya. Guardiola menilai orang-orang di dunia sepak bola saat ini terlalu mudah tersinggung.
"Jika dia tersinggung maka saya sangat menyesal. Saya tahu debut itu tidak mudah, dan itu terjadi," ujar Pep Guardiola kepada awak media.
"Semua orang begitu sensitif, saya tahu itu," tambahnya dengan nada menyindir.
Saya Harus Membela Klub!

Mantan pelatih Barcelona itu menegaskan bahwa kritiknya memiliki landasan kuat. Ia merasa wajib menjadi tameng bagi para pemainnya di tengah keputusan yang merugikan.
Guardiola bahkan menyebut kinerja wasit belakangan ini sangat mengecewakan. Ia membandingkannya dengan musim lalu yang dianggapnya sebagai periode terburuk.
"Tapi di saat yang sama, saya harus membela klub saya. Berapa kali saya mengkritik wasit musim lalu, yang merupakan musim terburuk dalam sepuluh tahun?" tegasnya.
Ia meminta publik memahami posisinya sebagai manajer. Membela lambang di dada adalah prioritas utamanya di atas segalanya.
"Saya tahu ini tidak mudah (jadi wasit), tetapi saya harus membela klub dan pemain saya karena banyak alasan," lanjut Pep.
Tantangan Terbuka untuk Howard Webb
Puncak kekesalan Guardiola sebenarnya ditujukan kepada Howard Webb selaku bos PGMOL. Ia menuntut transparansi penjelasan, sama seperti saat Webb membahas insiden Manchester United.
Pep merasa aneh karena wasit tetap pada pendirian awal meski sudah melihat monitor VAR. Ia ingin mendengar alasan teknis langsung dari mulut Webb.
"Saya cukup yakin Howard Webb besok akan muncul di media untuk menjelaskan mengapa itu bukan penalti," sindir Guardiola.
Ia mendesak agar penjelasan tersebut dilakukan segera. Guardiola tidak ingin isu ini mengganggu persiapan timnya di Eropa.
"Jangan menunggu hari Rabu, kami ada Liga Champions, kami sibuk. Howard Webb, datanglah besok dan jelaskan mengapa itu bukan penalti," tantangnya.
Masih Sakit Hati Soal Doku
Guardiola juga mengungkit luka lama terkait ketidakkonsistenan keputusan wasit. Ia menyinggung insiden tekel horor Diogo Dalot kepada Jeremy Doku yang lolos dari hukuman berat.
Insiden di Derby Manchester itu tampaknya masih membekas di benak sang pelatih. Ia merasa timnya kerap menjadi korban standar ganda.
"Itulah sebabnya Jeremy (Doku) tidak bisa bermain di Norwegia, karena aksi dari (Diogo) Dalot. Tapi tidak apa-apa, saya menunggu besok," pungkasnya.
Sementara itu, wasit Farai Hallam dipastikan tidak akan memimpin laga Premier League pekan ini. Ia dikembalikan bertugas di laga Championship antara Stoke City kontra Southampton.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:07
-
Bahaya! Galatasaray Bisa Jegal Man City
Liga Champions 28 Januari 2026, 19:44
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:45
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Galatasaray
Liga Champions 28 Januari 2026, 15:16
-
Man City vs Galatasaray: Pulang ke Etihad, Ilkay Gundogan Merasa Aneh
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:48
LATEST UPDATE
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
-
Hasil Bournemouth vs Liverpool: Gol Isak Bawa The Reds Menang Tipis
Liga Inggris 20 September 2026, 21:53
-
Link Streaming Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 21:45
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR