Mohamed Salah Semprot Liverpool, Sindir Arne Slot dan Minta The Reds Kembali ke 'Heavy Metal Football'

Mohamed Salah Semprot Liverpool, Sindir Arne Slot dan Minta The Reds Kembali ke 'Heavy Metal Football'
Ekspresi Mohamed Salah dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Mohamed Salah kembali melontarkan kritik tajam terhadap kondisi Liverpool jelang kepergiannya dari Anfield. Penyerang asal Mesir itu menyebut performa tim musim ini “runtuh” dan menegaskan bahwa identitas permainan agresif ala era Jürgen Klopp harus segera dikembalikan.

Komentar pedas tersebut disampaikan Salah melalui akun media sosial pribadinya sehari setelah Liverpool tumbang 2-4 dari Aston Villa pada laga Premier League, Sabtu (16/5/2026) dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu, Salah hanya tampil sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir. Kekalahan tersebut membuat peluang Liverpool untuk finis di zona Liga Champions musim depan semakin terancam.

1 dari 5 halaman

Salah Soroti Identitas Liverpool yang Mulai Hilang

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Dalam unggahannya, Salah mengenang perjalanan Liverpool dari tim yang sempat diragukan hingga menjadi juara di berbagai kompetisi. Namun, ia merasa klub kini kehilangan jati dirinya.

“Melihat kami kembali kalah musim ini sangat menyakitkan dan bukan sesuatu yang pantas diterima fans,” tulis Salah.

Ia juga secara tidak langsung membandingkan gaya bermain saat ini dengan era Klopp yang terkenal dengan sepak bola menyerang berintensitas tinggi atau “heavy metal football”.

“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim peraih trofi,” lanjutnya.

Menurut Salah, filosofi permainan tersebut seharusnya menjadi identitas utama klub dan tidak boleh berubah, siapa pun pelatih atau pemain yang datang.

“Itulah sepak bola yang saya pahami dan identitas yang harus dipertahankan. Itu tidak bisa ditawar dan semua orang yang bergabung ke klub ini harus beradaptasi dengannya,” tegas pemain berusia 33 tahun tersebut.

2 dari 5 halaman

Sindiran untuk Arne Slot dan Manajemen

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Pernyataan Salah diyakini sebagai sindiran langsung kepada pelatih Arne Slot yang musim ini dinilai gagal menjaga konsistensi performa Liverpool.

Hubungan Slot dan Salah memang beberapa kali disebut tidak harmonis sepanjang musim. Situasi semakin memanas setelah Liverpool terus tampil inkonsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.

Tak hanya Slot, Salah juga diyakini menyindir jajaran manajemen klub, termasuk direktur olahraga Richard Hughes dan CEO sepak bola Michael Edwards.

“Menang beberapa pertandingan saja bukan standar Liverpool. Semua tim bisa menang pertandingan, tetapi Liverpool harus lebih dari itu,” tulis Salah.

Ia menambahkan bahwa dirinya tetap berharap klub bisa kembali berjaya meski nanti sudah meninggalkan Anfield.

3 dari 5 halaman

Dukungan dari Rekan Setim

Pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai dalam pertandingan Premier League melawan Bournemouth, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai dalam pertandingan Premier League melawan Bournemouth, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Unggahan Salah mendapat respons luas dari para pemain Liverpool lainnya. Beberapa pemain seperti Curtis Jones, Dominik Szoboszlai, Andy Robertson, hingga Harvey Elliott diketahui menyukai unggahan tersebut.

Curtis Jones bahkan turut menyampaikan pesan kepada para suporter lewat unggahan terpisah.

“Terima kasih atas dukungan kalian di musim yang mengecewakan ini. Penampilan kami jauh dari standar klub ini,” tulis Jones.

4 dari 5 halaman

Laga Kontra Brentford Jadi Penentuan

Mohamed Salah mengalami cedera di laga Liverpool vs Crystal Palace, Sabtu (25/04/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Mohamed Salah mengalami cedera di laga Liverpool vs Crystal Palace, Sabtu (25/04/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Liverpool kini akan menghadapi Brentford pada pekan terakhir Premier League. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi laga penentuan nasib The Reds dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Laga di Anfield itu juga diperkirakan menjadi momen perpisahan bagi Salah yang sebelumnya telah mengumumkan bakal hengkang dari Liverpool pada akhir musim.

Selama membela Liverpool, Salah sudah mencetak 257 gol di semua kompetisi, termasuk 191 gol di Premier League, menjadikannya salah satu legenda terbesar dalam sejarah klub.

Sementara itu, manajemen Liverpool dikabarkan masih akan mempertahankan Slot untuk musim depan, meski tekanan dari suporter terus meningkat setelah rentetan hasil buruk dalam beberapa bulan terakhir.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL