
Bola.net - Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Kobbie Mainoo menjadi penentu lewat gol pada menit ke-77, sekaligus memastikan tiket Liga Champions untuk musim depan.
Gol tersebut terasa istimewa bagi Mainoo. Ia mencetaknya lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti, yang menjadi gol pertamanya di Premier League sejak Mei 2024 dan langsung disambut riuh publik stadion.
Performa United juga terlihat membaik sejak ditangani Michael Carrick. Kepercayaan diri tim meningkat, dan kemenangan atas Liverpool semakin menguatkan dukungan agar Carrick mendapat kontrak permanen.
Meski tampil sebagai pahlawan, Mainoo tetap mendapat catatan dari legenda klub, Roy Keane. Ia mengingatkan bahwa potensi besar saja belum cukup tanpa perkembangan yang konsisten.
Keraguan Roy Keane yang Belum Sirna

Roy Keane mengaku belum sepenuhnya yakin dengan masa depan Mainoo. Ia menilai gelandang muda itu masih dalam tahap awal dan membutuhkan waktu untuk benar-benar matang.
Menurut Keane, pengalaman sekitar 70 pertandingan belum cukup untuk mengukur kualitas pemain di level tertinggi. Ia berharap Mainoo bisa menunjukkan perkembangan nyata pada musim berikutnya.
"Saya masih belum yakin dengannya. Saya pikir dia pemain muda yang sangat bagus, tapi dia masih anak-anak dan baru bermain sekitar 70-an laga tim utama," kata Roy Keane kepada Sky Sports.
"Dia masih belajar. Apakah dia punya kesempatan? Tentu saja dia punya kesempatan, tapi dia masih harus melakukan lebih banyak hal lagi," lanjutnya dengan nada tegas.
Masalah Kecepatan dan Ledakan di Lini Tengah

Keane menyoroti aspek fisik Mainoo, terutama soal kecepatan dan akselerasi. Ia menilai kemampuan teknis pemain itu sudah baik, tetapi tuntutan di lini tengah modern membutuhkan lebih dari itu.
Menurutnya, kemampuan untuk bergerak cepat dalam duel menjadi faktor penting yang sulit ditingkatkan jika tidak dimiliki sejak awal. Hal ini yang masih menjadi tanda tanya dalam perkembangan Mainoo.
"Masalah utamanya adalah saat orang membicarakan apakah dia cukup eksplosif. Bisakah Anda memperbaikinya jika Anda tidak cepat sejak awal?" tanya Keane meragukan.
"Enam bulan terakhir akan cukup baik baginya untuk belajar. Kadang Anda harus duduk, menonton pertandingan, dan belajar saat tidak berada di dalam tim," tambahnya.
Proses Pendewasaan di Bawah Michael Carrick
Di sisi lain, Keane tetap melihat perkembangan positif Mainoo dalam beberapa bulan terakhir. Ia menilai periode sulit yang sempat dialami justru membantu pemain itu menjadi lebih matang.
Peran Michael Carrick juga dinilai besar dalam meningkatkan kepercayaan diri pemain. Di bawah arahan Carrick, Mainoo tampil lebih tenang dan mampu menghadapi tekanan di laga besar.
"Enam bulan terakhir ini akan sangat baik untuknya. Dia harus menjadi dewasa, dia punya kontrak baru, dan dia harus mempelajari keahliannya di klub besar," ujar Keane.
"Saya bisa menjadi kritikus yang keras terhadap pemain tengah, karena saya sangat kritis terhadap diri sendiri. Saya masih berpikir anak ini harus melakukan lebih banyak hal lagi," tegasnya.
Mainoo pun membalas apresiasi tersebut dengan menyatakan kesiapannya untuk berjuang habis-habisan di bawah arahan Carrick yang sangat menginspirasi.
"Ia memainkan peran besar dalam memberikan kepercayaan diri kepada semua pemain. Anda ingin mengikuti dia, berjuang untuknya, dan mati untuknya di atas lapangan," pungkas Mainoo mengakhiri perbincangan.
TAG TERKAIT
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20



















KOMENTAR