
Bola.net - - Legenda Manchester United Gary Neville menyebut ada sesuatu yang tidak beres yang menyebabkan Setan Merah kalah dari Arsenal.
Setan Merah gagal mempertahankan tren positifnya di pentas Premier League di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Sebab mereka kalah dari Arsenal di matchday 30 di Emirates Stadium, Minggu (10/03).
United tumbang dengan skor 2-0. Gawang David De Gea dijebol oleh Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang.
United sendiri sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas. Contohnya yang didapat oleh Romelu Lukaku sebelum terjadinya gol Xhaka. Sayang bola hasil sontekan kaki kanannya memantul dan membentur mistar gawang.
Ia juga sempat mendapat peluang apik di babak kedua setelah lolos dari jebakan offside. Meski sudah berhadapan satu lawan satu, namun ia gagal menaklukkan Bernd Leno.
Layak Menang
Menurut Neville, Arsenal memang layak untuk meraih tiga poin di pertandingan itu. Sebab mereka mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menjalani laga itu dan hasilnya terlihat dari permainan solid mereka.
Namun demikian Neville juga menyebut United sebenarnya juga layak mendapat hasil lebih baik. Jika saja, mereka bisa memaksimalkan semua peluang yang didapatnya dengan lebih baik.
"Saya pikir Arsenal pantas menang secara keseluruhan karena cara mereka menyiapkan permainan dalam setengah jam pertama. Tetapi di sisi lain, saya tidak berpikir mereka akan memiliki keluhan jika Romelu Lukaku memaksimalkan dua atau tiga peluang yang ia dapatkan dan wasit tidak memberikan penalti itu," tuturnya pada Sky Sports.
Ada yang Tidak Beres
Lebih lanjut, Neville menyebut ada sesuatu yang tidak beres dari skuat MU yang terlihat di laga itu. Ia mengisyaratkan skuat Setan Merah mungkin saja dalam kondisi kelelahan usai bertanding habis-habisan melawan PSG di Liga Champions sebeklumnya.
"Saya pikir Ole akan melihat ke arah bagaimana mereka kalah tetapi saya pikir saya sudah mengatakannya sebelumnya, itu adalah cara yang dapat diterima untuk kalah 2-0. Anda tidak pernah bisa mengatakan di Manchester United bahwa kekalahan 2-0 bisa diterima, tetapi hari ini ada empat striker di lapangan pada akhir pertandingan, mereka memiliki peluang sebanyak Arsenal, lebih banyak penguasaan bola tetapi Arsenal, pada hari itu, memiliki lebih banyak keunggulan," ujarnya.
"Ada sesuatu yang salah dengan United. Ada yang lapuk, kaki yang kelelahan, mentalitas," sambung Neville.
"Ada sesuatu yang tidak beres dan pada akhirnya, saya pikir itulah yang merugikan United. kadang-kadang ketika Anda tidak tepat secara fisik, Anda tidak mendapatkan sedikit sedikit keberuntungan," pungkasnya.
Berita Video
Berita video statistik Chelsea vs Wolverhampton pada laga pekan ke-30 Premier League 2018-2019, Minggu (10/3/2019) di Stamford Bridge, London.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Herrera Akan Selamanya Berterimakasih Pada Mourinho
Liga Inggris 11 Maret 2019, 22:52
-
Statistik Arsenal vs Man United, Bukti Berkembangnya The Gunners
Liga Inggris 11 Maret 2019, 22:39
-
Ramsey Puji Keberanian Aubameyang Ambil Eksekusi Penalti
Liga Inggris 11 Maret 2019, 21:40
-
Ramsey: Arsenal Masih Bisa Lebih Baik Lagi
Liga Inggris 11 Maret 2019, 21:20
-
Neville Sebut Ada yang Tidak Beres di MU
Liga Inggris 11 Maret 2019, 18:51
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR