Seperti diketahui, mulai musim ini Dimitri Payet dkk memang tak lagi memakai Boleyn Ground yang sudah dirobohkan. Sebagai gantinya, mereka kini bermain di Olympic Stadium sebagai kandang baru mereka.
Namun keangkeran Boleyn Ground tampaknya tak menular ke Olympic Stadium. Bila The Hammers musim lalu hanya kalah tiga kali di kandang lama, di markas baru mereka justru sudah kalah dua kali dari lima pertandingan kandang.
Nah, melihat fakta itu, Obi Mikel mengakui bahwa kandang baru West Ham sangat bagus, tapi tak seangker Boleyn Ground.
"Kandang baru West Ham sangat bagus, tapi saya pikir itulah mengapa mereka kesulitan di Premier League. Ini merupakan kandang yang besar, lapangan yang bagus dan saya pikir banyak klub datang ke sana untuk mengekspresikan diri karena dalam suatu cara kedua tim justru berpikir mereka sama-sama bermain tandang," ujarnya.
"Kebalikannya, bermain di Boleyn Ground sangat mengintimidasi. Tribun mereka sangat dekat, para pendukung tepat ada di sana dan lapangannya tak besar. West Ham tahu cara bermain di permukaan lapangan seperti itu, mereka sudah terbiasa dengan itu. Anda bisa mendengar apa yang dikatakan pendukung mereka pada anda dan itu mengerikan," tambahnya.
"Tapi, di stadion besar seperti yang mereka miliki saat ini, anda tak mendengar apapun. Hanya masalah waktu sebelum mereka terbiasa dengan itu dan mereka baru saja mengalahkan Sunderland. Saya hanya berharap mereka tak menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan di pertandingan melawan Chelsea," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Frustasi dengan Bonucci, Chelsea Ganti Bidik Rudiger
Liga Italia 26 Oktober 2016, 23:21
-
Sevilla Tak Ingin Lepas N'Zonzi ke Arsenal
Liga Spanyol 26 Oktober 2016, 22:56
-
Pelatih West Ham Puji Sistem Baru Chelsea
Liga Inggris 26 Oktober 2016, 16:05
-
Del Bosque: Mourinho Tak Punya Masalah dengan Conte
Liga Inggris 26 Oktober 2016, 15:30
-
Obi Mikel: Markas Baru West Ham Kurang Mengerikan
Liga Inggris 26 Oktober 2016, 15:29
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR