
Bola.net - Everton harus puas berbagi poin saat menjamu Manchester City dalam laga penuh drama di Hill Dickinson Stadium, Selasa (5/5/2026). Sempat unggul 3-1 hingga menit-menit akhir, The Toffees justru kehilangan kemenangan dan laga berakhir imbang 3-3. Hasil ini membuat mereka kembali tertahan dalam persaingan menuju zona Eropa Premier League.
Everton sebenarnya berada di posisi yang sangat menguntungkan sebelum pertandingan berbalik arah. Namun, kegagalan menjaga keunggulan pada tujuh menit akhir menjadi pukulan berat bagi tim asuhan David Moyes. Dengan hanya tiga laga tersisa, peluang mereka kini semakin tipis dan setiap poin menjadi penentu.
Di tengah hasil yang mengecewakan, pertandingan ini justru menjadi panggung penting bagi Thierno Barry. Striker muda tersebut mencuri perhatian setelah masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol ke gawang Manchester City.
Tantangan dari David Moyes

Performa gemilang Thierno Barry tidak muncul tanpa persiapan khusus. Ia mengungkapkan bahwa David Moyes memberikan tantangan langsung sebelum pertandingan untuk meningkatkan produktivitasnya di depan gawang.
Moyes meminta Barry untuk mencetak dua hingga tiga gol sebelum musim berakhir. Target itu menjadi dorongan mental yang kuat, terutama setelah ia sempat mendapat sorotan dari suporter.
“Kemarin saat latihan kami melatih penyelesaian akhir, manajer berkata kepada saya 'Kamu perlu mencetak dua atau tiga gol sebelum musim berakhir'. Hari ini saya mencetak dua gol dan saya merasa sangat senang,” ujar Thierno Barry.
“Selalu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bisa bermain melawan tim besar seperti Manchester City. Saya sangat senang bisa masuk dan mencetak dua gol meski hasilnya imbang,” tambahnya.
Analisis Barry Terhadap Kelemahan Man City
Selain motivasi dari pelatih, Barry juga menunjukkan kecerdasan dalam membaca permainan. Ia mengamati langsung celah di lini pertahanan Manchester City saat masih berada di bangku cadangan.
Menurutnya, City bisa ditekan dengan intensitas tinggi untuk memicu kesalahan di area belakang. Situasi itu kemudian ia manfaatkan lewat serangan balik cepat yang berujung dua gol penting.
“Ketika berada di bangku cadangan, saya mengamati taktik City dan melihat jika Anda menekan tinggi dengan intensitas, Anda bisa memenangkan lebih banyak bola dan melakukan serangan balik. Saya pikir itu adalah kelemahan City dan kami melakukannya dengan baik,” ungkap Barry.
“Pada akhirnya hasilnya imbang tetapi kami perlu terus berjuang. Kami memiliki tiga pertandingan sekarang dan kami perlu mengambil poin maksimal,” lanjutnya.
Ambisi Mengejar Tiket Eropa di Sisa Musim
Everton kini menghadapi tekanan besar dalam tiga laga tersisa musim ini. Tim asuhan David Moyes wajib tampil konsisten jika ingin menjaga asa tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Barry menegaskan bahwa tim harus fokus dari satu laga ke laga berikutnya tanpa kehilangan konsentrasi. Ia juga berharap peningkatan performanya bisa membantu Everton dalam situasi krusial ini.
Meski jalan yang tersisa tidak mudah, Everton masih memiliki peluang jika mampu menjaga momentum. “Kami harus menjalaninya laga demi laga. Kita lihat saja nanti di mana posisi akhir kami berada,” pungkas striker asal Prancis tersebut dengan tenang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Phil Foden Sepakat Perpanjang Kontrak di Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR