Paradoks Manchester United: Setelah Pecat Lebih dari 200 Karyawan, kok Bisa Beli Benjamin Sesko dengan Harga Mahal?

Bola.net - Manchester United sedang menjadi pusat perhatian. Di satu sisi, klub melakukan pemangkasan besar terhadap staf non-sepak bola, dengan lebih dari 200 karyawan diberhentikan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya efisiensi biaya.
Penghematan tersebut bahkan merambah ke aspek mendasar seperti layanan kantin. Situasi ini menjadi semakin ironis ketika Sir Jim Ratcliffe, beberapa bulan sebelumnya, sempat menyatakan bahwa United bisa 'bangkrut' jika tidak efisiensi.
Namun di sisi lain, Setan Merah justru tampil agresif di bursa transfer. Manchester United mengajukan penawaran fantastis sebesar £74 juta untuk mendatangkan Benjamin Sesko dari RB Leipzig.
Angka ini melebihi proposal yang disodorkan oleh Newcastle United, dan menjadi salah satu alasan mengapa Sesko akhirnya lebih memilih Old Trafford ketimbang St James' Park, meski Newcastle mampu menawarkan tiket bermain di Liga Champions.
Transfer Mahal Didukung Strategi Keuangan Modern
Kemampuan Manchester United untuk tetap berbelanja besar di tengah kebijakan penghematan dijelaskan oleh pakar keuangan sepak bola, Stefan Borson. Ia menyebut bahwa aspek utama yang perlu dipahami adalah perbedaan antara arus kas (cash flow) dan aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) yang diberlakukan di Premier League.
Menurut Borson, pembelian pemain jarang dilakukan dengan pembayaran penuh secara langsung. Klub-klub besar seperti Manchester United umumnya menggunakan skema cicilan dalam dua hingga tiga tahap, yang membuat pengeluaran tampak lebih ringan dalam jangka pendek secara kas.
"Jika Anda merekrut pemain hari ini, Anda tidak membayar. Katakanlah, £60 juta di muka, Anda akan membayarnya dalam dua atau tiga kali cicilan," ujar Borson saat berbicara di talkSPORT.
"Dengan skema semacam ini, pembelian pemain seperti Sesko atau Matheus Cunha bisa disebar pembayarannya hingga tahun depan, mengurangi beban langsung pada keuangan klub saat ini," tegas Borson.
PSR dan Gambaran Semu Kesehatan Finansial
Selain perbedaan arus kas, Borson juga menjelaskan bahwa aturan PSR bersifat prospektif, dihitung berdasarkan amortisasi nilai pembelian pemain dalam durasi kontraknya. Jika Manchester United membeli pemain senilai £60 juta dengan kontrak lima tahun, maka biaya tersebut dihitung £12 juta per tahun dalam catatan PSR.
"Jika Anda membeli pemain pada Senin malam , tidak ada biaya dalam perhitungan PSR 2024/25, karena semua biaya dari perspektif PSR berada dalam periode ke depan," jelas Borson.
Inilah alasan mengapa Manchester United masih mampu menggelontorkan dana besar untuk merekrut pemain baru meski sedang melakukan pemangkasan besar-besaran. Namun, strategi ini bukan tanpa risiko.
Jika performa tim di lapangan gagal memenuhi ekspektasi, terutama terkait dengan pendapatan dari kompetisi Eropa, hak siar, dan sponsor, klub bisa menghadapi tekanan finansial yang lebih berat di masa mendatang.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Darwin Nunez Menuju Al Hilal: Kesepakatan Selesai, Tinggal Tunggu Lampu Hijau dari Sang Striker
- Alexander Isak Dilarang Hadir di Acara Keluarga Newcastle, Masa Depan di Tangan Liverpool?
- Chelsea Resmi Jual Kiernan Dewsbury-Hall ke Everton, Padahal Baru Gabung Semusim
- Sinyal Bahaya Untuk Rival-rival Liverpool: Florian Wirtz Dapat Peran Bebas di Skuad The Reds
- Akhirnya Mulai Nego dengan Chelsea, Alejandro Garnacho di Ambang Pintu Keluar MU
- Ada Bek Kanan yang Lebih Hebat Dari Trent Alexander-Arnold dan Harganya Mencapai Rp3,2 Triliun!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benjamin Sesko Kian Dekat ke Manchester United, Jalani Tes Medis Hari Jumat
Liga Inggris 7 Agustus 2025, 23:47
-
Kabar Baik MU! Brighton Siap Dengarkan Tawaran untuk Carlos Baleba
Liga Inggris 7 Agustus 2025, 16:08
LATEST UPDATE
-
Lavani Tunjukkan Dominasi, Kalahkan Garuda Jaya 3-0 di Laga Perdana Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 22:47
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
-
Live Streaming Charlton vs Chelsea - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 20:00
-
Chelsea Tuntaskan Transfer Pertama di Era Liam Rosenior, Satu Gelandang Pergi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 19:49
-
Phonska Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan Telak atas Falcons
Voli 10 Januari 2026, 19:36
-
Manchester United Siap Tikung Arsenal Demi Striker 17 Tahun
Liga Inggris 10 Januari 2026, 19:12
-
Jadwal Persib vs Persija di BRI Super League
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 18:20
-
Prediksi BRI Super League: Arema vs Persik 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:53
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persis Solo 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:49
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persija Jakarta 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:44
-
Hasil Persebaya vs Malut: Gali Freitas Borong Gol, Bajul Ijo Menang Tipis
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:39
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR