
Bola.net - Xavi Espart menghadirkan dilema menarik bagi Barcelona. Pemain muda tersebut mampu tampil meyakinkan sebagai bek kanan, tetapi justru terlihat semakin natural ketika bergerak ke lini tengah.
Bagi Barcelona, fleksibilitas itu merupakan keuntungan besar karena Espart bisa menawarkan lebih dari satu solusi. Namun, perkembangan jangka panjangnya tetap membutuhkan keputusan mengenai posisi yang paling mampu memaksimalkan potensinya.
Bek kanan menjadi jalur paling cepat menuju tim utama karena Barcelona masih mencari stabilitas di posisi tersebut. Di sisi lain, kemampuan Espart sebagai gelandang membuat klub harus berhati-hati agar tidak membatasi perkembangannya hanya demi mengisi kebutuhan jangka pendek.
Bek Kanan Jadi Jalan Tercepat
Barcelona memiliki alasan kuat untuk mengembangkan Espart sebagai bek kanan. Eric Garcia kini diarahkan ke posisi tersebut, sementara masa depan Jules Kounde tidak lagi sesederhana sebelumnya.
Kemampuan memahami permainan positional ala Barcelona, menerima bola di bawah tekanan, serta bergerak ke tengah ketika membangun serangan membuat Espart sangat berharga. Dalam sistem Hansi Flick, ia bahkan tidak harus menjadi bek kanan klasik yang terus melakukan overlap karena bisa bertransformasi menjadi gelandang tambahan ketika Barcelona menguasai bola.
Lini Tengah Justru Menggoda
🌟 Xavi Espart playing as midfielder vs. Basel:
— Barça Universal (@BarcaUniversal) August 16, 2026
• 79 minutes
• 2 key passes
• 53 passes
• 65 touches
• 5 duels won
• 3 recoveries
• 4 defensive contributions
• 100% tackles won
• 100% dribbles pic.twitter.com/3bFpdr1ZKl
Masalahnya, Espart terlihat terlalu bagus ketika dimainkan sebagai gelandang untuk mengabaikan kemungkinan tersebut. Kesadaran ruang, penempatan posisi, keberanian menerima bola di area padat, serta kemampuannya menjaga aliran permainan terasa sangat cocok dengan karakter Barcelona.
Perbedaan itu cukup jelas ketika ia bermain di kedua posisi tersebut. Barcelona seharusnya tidak menentukan masa depannya hanya berdasarkan posisi yang sedang kosong, tetapi mencari peran yang dapat memaksimalkan potensi besarnya.
Persaingan di lini tengah juga membuat jalur Espart menuju tim utama jauh lebih sulit. Frenkie de Jong, Pedri, Gavi, Dani Olmo, dan Fermin Lopez sudah tersedia, sementara Marc Bernal menjadi salah satu investasi muda penting klub.
Peran Hybrid Bisa Jadi Solusi
Kedatangan Rodri semakin memperketat persaingan di lini tengah Barcelona. Namun, posisi bek kanan justru menawarkan jalan yang lebih terbuka sehingga fleksibilitas Espart bisa menjadi keuntungan terbesar dalam proses menuju tim utama.
Sepak bola modern juga semakin mengaburkan batas posisi tradisional. Bek kanan dapat bertahan melebar, masuk ke lini tengah saat membangun serangan, dan beroperasi seperti gelandang ketika tim menguasai bola.
Karakter tersebut membuat Espart berpotensi menjalankan peran hybrid seperti Joshua Kimmich. Flick bahkan bisa memanfaatkannya sebagai bek kanan musim ini, sambil tetap memberinya kesempatan bermain di lini tengah ketika situasi memungkinkan.
Espart sudah membuktikan kualitasnya sebagai bek kanan dan berpotensi lebih hebat di lini tengah. Oleh karena itu, Barcelona tidak perlu terburu-buru memilih satu label karena fleksibilitasnya justru dapat menjadi aset terbesar untuk masa depan.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR