Pedas! Legenda MU Ngotot Arsenal Juara karena Rival-rivalnya Melempem, Bukan karena Jadi Tim Terbaik

Bola.net - Paul Scholes kembali melontarkan komentar pedas soal Arsenal. Meski tim asuhan Mikel Arteta berada di ambang juara Liga Inggris musim ini, Scholes tetap belum menganggap The Gunners layak disebut sebagai tim hebat.
Arsenal kini memimpin perburuan gelar Premier League dan juga sukses melaju ke final Liga Champions menghadapi PSG. Dengan tiga laga tersisa kontra West Ham, Burnley, dan Crystal Palace, Arsenal difavoritkan mengakhiri puasa gelar liga yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.
Namun pencapaian tersebut rupanya belum cukup membuat Scholes terkesan.
Penegasan Scholes

Dalam sebuah diskusi bersama Gary Neville, Ian Wright, dan Roy Keane, Scholes kembali menegaskan komentarnya yang sempat viral sebelumnya.
“Kalau Arsenal juara liga, rasanya bukan karena mereka tim terbaik, tetapi karena tim-tim lain tampil buruk,” ujar Neville mengulang pernyataan Scholes sambil membuat Wright tertawa hingga menundukkan kepala ke meja.
Meski sempat menuai kritik dari pendukung Arsenal, Scholes memilih tidak menarik ucapannya.
“Saya masih berdiri dengan sebagian besar pendapat itu,” kata Scholes.
Scholes Bandingkan Arsenal dengan Man City

Meski begitu, pria yang memenangkan 11 gelar Liga Inggris bersama Manchester United tersebut mengakui mulai melihat perkembangan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai label “bottlers” atau tim yang mudah gagal di momen penting tidak sepenuhnya adil untuk Arsenal. Menurutnya, membangun tim juara memang membutuhkan waktu.
Scholes kemudian membandingkan situasi Arsenal saat ini dengan perjalanan Manchester City ketika mulai berkembang menjadi kekuatan dominan di Inggris.
“Saya ingat ketika City mulai datang dan finis di posisi kedua, ketiga, atau keempat. Proses itu memang perlu waktu,” ucapnya.
Arsenal Bukan Tim Hebat

Meski demikian, Scholes merasa Arsenal belum menunjukkan kapasitas sebagai tim besar karena gagal mengalahkan rival-rival utama seperti Manchester City dan Liverpool musim ini.
“Untuk menjadi tim hebat, Anda harus mengalahkan tim hebat,” tegasnya.
Roy Keane lalu mencoba memberi pandangan berbeda. Menurutnya, Arsenal masih memiliki peluang berkembang menjadi tim yang lebih dominan dalam beberapa tahun ke depan.
Scholes pun sepakat.
“Ada peluang besar ke arah sana. Itu yang mungkin akan membuat mereka menjadi tim hebat,” katanya.
Pembelaan untuk Arsenal

Sementara itu, Ian Wright membela mantan klubnya dengan menyebut banyak orang lupa bagaimana impresifnya Arsenal di awal musim.
Menurut Wright, kritik yang terus berdatangan belakangan ini membuat publik menutup mata terhadap performa dominan Arsenal di lini belakang, lini tengah, hingga produktivitas gol mereka.
“Di awal musim kami bermain luar biasa. Semua orang memuji Arsenal. Tapi ketika mulai mendekati gelar, kritik justru datang dari mana-mana,” ujar Wright.
Scholes dan Keane Beda Pendapat

Roy Keane pun ikut memberikan apresiasi kepada Arsenal. Ia mengakui gaya bermain mereka mungkin tidak seatraktif Manchester City, tetapi efektivitas tetap menjadi hal utama.
“Lihat klasemen, jumlah kemenangan, gol, dan pertahanan mereka. Mereka pantas mendapat pujian,” kata Keane.
Scholes akhirnya mengakui bahwa cara bermain memang bukan faktor utama dalam perebutan trofi.
“Kalau kami dulu bermain jelek tapi tetap juara liga, siapa yang peduli?” ucap Scholes.
Meski demikian, ia tetap bersikeras Arsenal bukan tipe tim yang membuatnya menikmati pertandingan.
“Saya tidak melihat mereka sebagai tim yang membuat saya duduk dan berkata, ‘wow, tim yang luar biasa’. Seperti Liverpool era Jurgen Klopp misalnya,” tutup Scholes.
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Belum Lupa Momen Pahit di Kandang Sunderland
Liga Inggris 8 Mei 2026, 17:47
-
Prediksi Sunderland vs Man Utd 9 Mei 2026
Liga Inggris 8 Mei 2026, 13:51
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR