Bola.net - Marcus Rashford mengakui bahwa dia sulit memberikan performa terbaiknya ketika masih dilatih Jose Mourinho dahulu. Gaya bermain Manchester United di masa itu membuatnya kesulitan.
Mourinho melatih MU sekitar dua tahun setengah, dipecat di tahun ketiga. Kala itu dia dianggap gagal total karena gaya bermain MU yang membosankan dan terlalu pasif.
Meski begitu, Mourinho terbukti bisa memberikan trofi untuk MU. Soal torehan ini Mourinho masih jadi yang terbaik di antara pelatih lain pasca-era Sir Alex Ferguson.
Rashford sendiri mengakui Mourinho pelatih hebat, tapi mengapa dia tidak cocok?
Kaku di bawah Mourinho
Bagi Rashford, di balik kehebatan Mourinho ada sosok dengan gaya bermain yang kaku. Saat itu MU benar-benar dibatasi taktik, Rashford sendiri tidak bisa bermain bebas atau berimprovisasi di lapangan.
"Saya kira kami bisa memainkan sepak bola terbaik jika kami bisa main fleksibel," ujar Rashford kepada BT Sport.
"Di bawah Jose, saya kira semuanya sedikit kaku. 'Anda main di sana, Anda di sini, Anda di situ'."
"Dan Anda bisa saja mengerjakannya dengan baik, tapi bagi saya sulit memberikan permainan terbaik," imbuhnya.
Torehan Rashford di bawah Mourinho
Jose Mourinho. (c) AP
Meski mengaku tidak cocok, Rashford bertung bisa meraih banyak trofi bersama Mourinho. Dia mendapatkan total 3 trofi, termasuk Liga Europa dan Carabao Cup.
Namun, Rashford dikritik keras karena jumlah golnya yang menurun drastis. Dia hanya mencetak 15 gol dalam 81 penampilan di Premier League bersama Mourinho.
Rashford yang sekarang di bawah Solskjaer
Kini, Rashford telah mengembangnkan permainannya di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Sepertinya gaya melatih Solskjaer jauh berbeda dari Mourinho.
Musim lalu, untuk pertama kali dalam kariernya Rashford bisa mencapai dan melebihi titik 20 gol semusim. Dia pun bisa melakukannya lagi musim ini.
Selain gol, Rashford juga telah membuat 15 assists musim ini.
Sumber: BT Sport
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR