
Bola.net - Legenda Manchester United, Roy Keane, memberikan penilaian brutal terhadap gelandang muda Kobbie Mainoo. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Mainoo tidak memiliki hak istimewa untuk bermain di tim utama Setan Merah.
Mainoo, yang sempat digadang-gadang sebagai talenta besar saat pertama kali muncul, kini justru lebih akrab dengan bangku cadangan. Ia bahkan belum pernah sekalipun menjadi starter di Premier League musim ini.
Menurut Keane, potensi besar yang dimiliki seorang pemain muda tidak serta-merta menjamin satu tempat di dalam tim. Sang pemain harus membuktikan lebih dari sekadar bakat untuk bisa dilirik oleh manajer.
Lebih jauh, Keane juga membeberkan salah satu kekurangan Mainoo yang diduga menjadi alasan utama dirinya tersingkir. Isu tersebut bahkan disebutnya sudah menjadi perbincangan di internal klub.
Potensi Saja Tidak Cukup

Roy Keane menegaskan bahwa menjadi pemain muda potensial di Manchester United tidak berarti apa-apa. Menurutnya, seorang pemain tidak bisa hanya mengandalkan label tersebut untuk menuntut waktu bermain.
Ia menekankan bahwa pada akhirnya, semua kembali kepada pemain itu sendiri. Adalah tugas sang pemain untuk menunjukkan kualitas di sesi latihan dan membuat manajer tidak punya pilihan selain memainkannya.
"Seorang pemain muda, karena dia punya potensi bagus, tidak seharusnya dijamin mendapat tempat di tim United," ujar Keane saat menjadi pundit untuk Sky Sports.
"Semua akan bergantung pada pemain itu sendiri. Tugas Anda, saat Anda berlatih dan bermain setiap minggu, adalah memastikan manajer memasukkan Anda ke dalam tim, itu saja," tegasnya.
Dianggap Kurang Cepat dan Kurang Meyakinkan
Keane kemudian memberikan sebuah bocoran menarik terkait alasan teknis mengapa Mainoo jarang dimainkan. Ia menyebut ada kabar yang beredar di dalam klub bahwa sang gelandang dianggap kurang memiliki kecepatan.
Selain itu, Keane juga memberikan penilaiannya secara pribadi berdasarkan penampilannya sebagai pemain pengganti. Di matanya, performa Mainoo masih terlihat kurang meyakinkan dan belum berada di level yang dibutuhkan.
"Saya pikir kabar yang beredar adalah mereka tidak berpikir dia bisa menjelajahi lapangan dengan cukup cepat," ungkap Keane.
"Dia mendapat kesempatan baru-baru ini dan saya masih berpikir ketika dia masuk, dia terlihat sedikit kurang bagi saya. Jadi saya bukan salah satu dari mereka yang bingung karena dia tidak ada di tim," lanjutnya.
Nasihat Keras dari Sang Legenda
Meskipun kritiknya sangat tajam, Keane tetap memberikan nasihat yang harus didengar oleh Mainoo. Ia meminta gelandang berusia 20 tahun itu untuk menerima situasinya saat ini dengan lapang dada.
Menurutnya, tidak ada jalan lain bagi Mainoo selain terus bekerja keras dalam diam. Ia harus siap memanfaatkan setiap menit bermain yang diberikan oleh manajer untuk membuktikan kemampuannya.
"Sebagai seorang pemain muda, dia hanya harus menerimanya dan terus bekerja keras," kata Keane.
"Dan ketika dia mendapat kesempatan, dia harus mengambilnya," sambung mantan kapten Setan Merah itu.
Masa Depan di Tangan Amorim
Pada akhirnya, Keane berspekulasi bahwa nasib Mainoo akan sangat bergantung pada penilaian manajer, Ruben Amorim. Jika sang manajer tidak benar-benar menyukai gaya permainannya, bukan tidak mungkin Mainoo akan dilepas.
Sementara itu, Amorim mengakui bahwa frustrasi yang dirasakan Mainoo adalah hal yang wajar. Namun, ia juga menegaskan bahwa semua pemain, termasuk Mainoo, masih sangat dibutuhkan oleh tim musim ini.
"Apakah jika di lubuk hati manajer tidak menyukainya, saya tidak tahu. Kita akan mengetahuinya dalam beberapa bulan ke depan karena jika dia tidak menyukainya, dia mungkin harus menjualnya. Itu normal, dan saya juga tahu bahwa di klub kami, segalanya penuh dengan kebisingan," tutur Keane.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penilaian Legenda Man United Usai Duel Lawan Liverpool: Isak Nggak Layak Starter
Liga Inggris 20 Oktober 2025, 15:08
-
Puja-puji Harry Maguire untuk Senne Lammens: Masa Depannya di MU Cerah!
Liga Inggris 20 Oktober 2025, 13:41
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR