Penyesalan Gary Neville: Harusnya Declan Rice Main di Manchester United, Bukan Arsenal

Penyesalan Gary Neville: Harusnya Declan Rice Main di Manchester United, Bukan Arsenal
Reaksi Declan Rice usai pertandingan Arsenal melawan Manchester City di Etihad, 19 April 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Gary Neville secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya setelah Declan Rice memilih bergabung dengan Arsenal. Mantan kapten Manchester United itu menilai gelandang berusia 27 tahun tersebut seharusnya sudah lama menjadi bagian dari Setan Merah.

Penyesalan itu kembali mencuat ketika Neville membahas peran penting Rice di lini tengah Arsenal usai laga melawan Manchester City akhir pekan lalu. Ia menilai karakter permainan Rice sangat sesuai dengan kebutuhan jangka panjang Manchester United yang masih mencari stabilitas di sektor tersebut.

Neville bahkan menyebut United telah melewatkan kesempatan besar pada 2023 saat Rice hengkang dari West Ham. Menurutnya, keputusan itu menjadi kesalahan strategis karena membiarkan pemain dengan profil pemimpin justru jatuh ke rival langsung.

Ia menilai tipe seperti Rice bukan sekadar pemain bagus, tetapi juga sosok yang bisa menjadi fondasi tim juara. Ketidakhadirannya di Old Trafford, lanjut Neville, meninggalkan celah yang hingga kini belum benar-benar terisi.

1 dari 3 halaman

Karakter Gelandang Manchester United

Declan Rice usai laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Declan Rice usai laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Dalam pandangannya, Neville melihat Rice memiliki karakter yang mirip dengan gelandang-gelandang besar United di masa lalu. Ia menilai klub seharusnya bergerak lebih cepat untuk mengamankan jasanya sebelum Arsenal masuk lebih dulu.

Menurutnya, Rice memiliki kombinasi kepemimpinan dan kualitas teknis yang dibutuhkan untuk klub besar. Hal itu pula yang membuatnya yakin sang pemain akan sangat cocok jika berseragam United.

"Saya rasa Declan Rice adalah sosok… ketika dia pergi ke Arsenal seharga £100 juta, saya sangat terpukul," ujar Gary Neville.

"Saya pikir dia adalah pemain Manchester United. Dia adalah pemain yang, bersama Harry Kane, akan selalu direkrut Manchester United di masa lalu," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Belajar dari Strategi Transfer Era Sir Alex Ferguson

Pemain Manchester City, Rodri, berebut bola dengan pemain Arsenal, Declan Rice, dalam pertandingan Premier League, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pemain Manchester City, Rodri, berebut bola dengan pemain Arsenal, Declan Rice, dalam pertandingan Premier League, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Neville kemudian menyinggung era Sir Alex Ferguson sebagai pembanding. Pada masa itu, Manchester United dikenal agresif mengamankan talenta terbaik Inggris sebelum direbut klub lain.

Nama-nama seperti Michael Carrick, Wayne Rooney, hingga Rio Ferdinand menjadi contoh keberhasilan strategi tersebut. Namun, menurut Neville, pola itu tidak lagi terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

"Anda tidak boleh membiarkan Declan Rice pergi ke klub lain," tegas Gary Neville.

Ia menilai kehilangan pemain dengan profil seperti Rice adalah kerugian besar bagi klub yang ingin bersaing di level tertinggi. Menurutnya, pemain seperti itu menjadi pembeda dalam perebutan gelar Premier League.

"Dia adalah pemain yang akan membawa anda memenangkan liga. Bagi saya, dia adalah pemain yang saya perhatikan selalu," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Ekspektasi Momen Ikonik ala Roy Keane

Selebrasi gelandang Arsenal, Declan Rice usai mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen di leg kedua 16 besar Liga Champions 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Selebrasi gelandang Arsenal, Declan Rice usai mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen di leg kedua 16 besar Liga Champions 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Neville juga mengaitkan kualitas Rice dengan standar gelandang legendaris seperti Roy Keane dan Steven Gerrard. Ia menilai ekspektasi terhadap pemain seperti itu memang selalu tinggi di klub besar.

Meski kini membela Arsenal, Neville tetap mengakui level permainan Rice berada di kategori elite. Ia berharap sang gelandang terus menunjukkan konsistensi dalam pertandingan besar.

"Ini bukan saya memberikan tekanan kepadanya, omong-omong," ungkap Neville.

"Ini adalah ekspektasi saya bahwa ini akan menjadi momen seperti Roy Keane, momen Gerrard," pungkasnya.

Hingga saat ini, Rice terus menjadi salah satu pemain kunci Arsenal sejak transfernya dari West Ham. Bersama Arsenal, Rice telah memainkan 48 pertandingan sejauh ini, dengan torehan lima gol dan 11 assist di semua kompetisi.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL