Arsenal sendiri memiliki catatan yang kurang bagus saat bertemu Chelsea di beberapa tahun terakhir. Tercatat, kemenangan terakhir The Gunners saat melawan Chelsea di Premier League terjadi pada musim 2011-2012, tepatnya pada 29 Oktober 2011. Saat itu,The Gunners menang dengan skor 5-3 di Stamford Bridge.
Sejak kemenangan hampir lima tahun silam itu, hasil terbaik The Gunners adalah tiga kali menahan imbang The Blues dari sembilan pertemuan sejak kemenangan terakhir mereka itu.
Nah, bagaimana dengan pertemuan kedua tim akhir pekan ini? Arsenal tengah berada dalam tren positif berkat tiga kemenangan beruntun di tiga pertandingan terakhir Premier League. Ya, sejak kalah dari Liverpool di laga pertama, The Gunners tak pernah kalah, meski sempat bermain imbang melawan Leicester City.
Menyongsong pertandingan ini, pasukan Arsene Wenger juga dipastikan berada dalam kondisi yang sangat bugar. Hampir semua pemain inti mereka diistirahatkan saat EFL Cup tengah pekan ini melawan Nottingham Forest. Yang menggembirakan adalah bagaimana Granit Xhaka kembali bersinar setelah sebelumnya menyita perhatian melawan Hull City.
Melawan Chelsea, nama-nama seperti Petr Cech, Laurent Koscielny, Skhodran Mustafi, Alexis Sanchez hingga Mesut Ozil diperkirakan akan kembali ke starting XI. Yang bisa jadi membuat pusing adalah siapa yang akan bermain sebagia pivot antara Granit Xhaka, Francis Coquelin atau Santi Cazorla.
Lantas bagaimana dengan tim tamu Chelsea? Sempat kalah 1-2 saat melawan Liverpool pekan lalu, The Blues menunjukkan reaksi tepat saat mengalahkan Leicester City di EFL Cup tengah pekan ini dengan skor 4-2.
Kemenangan ini diyakini akan mengembalikan kepercayaan diri Diego Costa dkk menyongsong lawatan mereka ke London Utara.
Satu pertanyaan yang ramai dibicarakan adalah, apakah Antonio Conte akan kembali mempercayakan satu posisi di lini tengah kepada Cesc Fabregas. Gelandang asal Spanyol itu sama sekali belum pernah menjadi starter di lima pertandingan Premier League awal musim ini.
Namun saat dimainkan sejak awal kalah melawan Leicester City tengah pekan lalu, mantan kapten Barcelona itu menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol kemenangan di babak perpanjangan waktu. Bila Fabregas bermain, besar kemungkinan Oscar atau Nemanja Matic yang akan diistirahatkan.
Selain lini tengah, pos lain yang juga mendapatkan sorotan adalah lini belakang The Blues. Tanpa kapten John Terry yang mengalami cedera, The Blues seperti kehilangan komando di belakang, seperti saat melawan Liverpool dan juga saat kebobolan dua gol konyol melawan Leicester.
Beruntung kabarnya sang kapten telah berlatih kembali dan diharapkan kembali mengomandoi lini belakang untuk berduet dengan Gary Cahill di jantung pertahanan. Namun bila Terry masih belum bisa bermain, David Luiz akan kembali mengisi satu posisi di lini belakang.
Dan berikut adalah susunan pemain, statistik kedua tim dan juga prediksi khas dari .
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Arsenal: Petr Cech, Bellerin, Laurent Koscielny, Shkodran Mustafi, Nacho Monreal, Granit Xhaka, Santi Cazorla,Theo Walcott, Mesut Ozil, Alexis Sanchez, Olivier Giroud.
Chelsea: Thibaut Courtois, Cesar Azpilicueta, Gary Cahill, John Terry, Marcos Alonso, N'Golo Kante, Nemanja Matic, Cesc Fabregas, Willian, Eden Hazard, Diego Costa.
STATISTIK KEDUA TIM
Head to Head
24 Jan 2016 Arsenal 0 – 1 Chelsea
19 Sep 2015 Chelsea 2 – 0 Arsenal
02 Aug 2015 Arsenal 1 – 0 Chelsea
26 Apr 2015 Arsenal 0 – 0 Chelsea
05 Okt 2014 Chelsea 2 – 0 Arsenal
5 Pertandingan Terakhir Arsenal:
21 Sep 2016 Nottingham Forest 0 – 4 Arsenal
17 Sep 2016 Hull City 1 – 4 Arsenal
14 Sep 2016 PSG 1 – 1 Arsenal
10 Sep 2016 Arsenal 2 – 1 Southampton
27 Aug 2016 Watford 1 – 3 Arsenal
5 Pertandingan Terakhir Chelsea
21 Sep 2016 Leicester City 2 – 4 Chelsea
17 Sep 2016 Chelsea 1 – 2 Liverpool
11 Sep 2016 Swansea City 2 – 2 Chelsea
27 Aug 2016 Chelsea 3 – 0 Burnley
24 Aug 2016 Chelsea 3 – 2 Bristol Rovers
Arsenal dan Chelsea sama-sama memiliki modal kemenangan di laga terakhir mereka di EFL Cup. Arsenal sendiri mencatat rentetan hasil positif akhir-akhir ini, namun Chelsea tengah berambisi bangkit usai kalah dari Liverpool pekan lalu. Melihat sejarah pertemuan kedua tim beberapa tahun terakhir, Chelsea memang lebih mendominasi kemenangan. Redaksi Bolanet memprediksi laga ini akan berakhir dengan skor imbang 1-1. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Torino vs AS Roma 25 September 2016
Liga Italia 22 September 2016, 18:00
-
Prediksi Inter Milan vs Bologna 25 September 2016
Liga Italia 22 September 2016, 17:00
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 24 September 2016
Liga Inggris 22 September 2016, 16:00
-
Prediksi Northampton vs Manchester United 22 September 2016
Liga Inggris 20 September 2016, 19:15 -
Prediksi AS Roma vs Crotone 22 September 2016
Liga Italia 20 September 2016, 17:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR