Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Jumat (28/7), FAM menyebut bahwa hal tersebut hanya dilakukan oleh sebagian kecil dari 80.000 ribu fans yang hadir di stadion Nasional, Kuala Lumpur.
"FA Malaysia menegaskan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan rasisme di dunia sepak bola," kata pernyataan resmi FAM.
"Jika insiden tersebut terjadi kami ingin meminta maaf kepada pemain pemain yang bersangkutan."
"Dari pengamatan awal kami, insiden tersebut dilakukan oleh sebagian kecil penonton yang tidak mencerminkan perasaan sebagian besar pecinta sepak bola di negeri ini."
Selain perlakuan rasis kepada Benayoun, suporter Malaysia yang mayoritas muslim ini juga pernah memprotes rencana kedatangan skuad Chelsea pada tahun 2008 yang ketika itu masih dilatih oleh Avram Grant dan pemain belakang, Tal Ben Haim, yang keduanya juga berasal dari Israel.
Pemerintah Malaysia sendiri juga tak memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel. (fft/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man Utd vs Liverpool 3 Mei 2026
Liga Inggris 1 Mei 2026, 04:00
-
Prediksi Sassuolo vs Milan 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 01:00
-
Lagi-Lagi Ada Kontroversi VAR di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 23:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20




















KOMENTAR