Bola.net - Gol semata wayang Mikel Arteta memberikan tiga angka bagi Arsenal kala menjamu QPR Sabtu (27/10) di Emirates Stadium.
The Gunners akhirnya bisa menurunkan lagi Jack Wilshere sejak menit pertama, setelah sekian lama menepi karena cedera. Pemain bernomor punggung 10 itu amat diharapkan kehadirannya.
Sebagai tuan rumah Arsenal juga menekan sejak menit awal, hasilnya pada menit 9 Santi Cazorla mendapatkan kans terbaik perdana, namun sepakannya masih bisa diselamatkan Julio Cesar.
Aaron Ramsey juga membuang peluang ketika bola kiriman Sagna dari sisi kanan, ia sundul melayang tanpa tepat sasaran di atas mistar QPR.
Babak pertama Arsenal mendominasi penguasaan bila, namun QPR bermain rapat dan tak tertembus. Hingga kedua tim harus turun minum skor tetap masih 0-0.
Setelah istirahat babak pertama situasinya masih identik, The Gunners pegang kendali laga namun tak sanggup membongkar pertahanan tamu yang begitu rapat.
Tensi laga mulai naik di pertengahan babak kedua, Granero dan Giroud sempat mendapatkan kartu kuning karena pelanggaran emosional keduanya pada lawan.
Junior Hoilett hanya bisa menggerutu ketika golnya dianulir wasit, namun tayangan ulang menunjukkan dirinya memang sudah dalam posisi off side.
Menit 79 QPR harus bermain dengan 10 pemain, setelah Stephane Mbia dikartu merah wasit. Ia mendapatkannya usai dengan sengaja menendang kaki Vermaelen yang melanggarnya.
Unggul jumlah pemain membuat Arsenal menggebu-gebu, alhasil buah kerja keras mereka terpetik di menit 84, Mikel Arteta memecah kebuntuan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti QPR, Arteta menyodok bola dari jarak dekat.
Ramsey nyaris menggandakan gol tuan rumah, andai sepakannya dari luar kotak penalti tak ditepis secara istimewa oleh Julio Cesar. Skor 1-0 bertahan hingga laga berakhir dan mengembalikan pasukan Wenger ke jalur kemenangan.
Starting Line Up:
The Gunners akhirnya bisa menurunkan lagi Jack Wilshere sejak menit pertama, setelah sekian lama menepi karena cedera. Pemain bernomor punggung 10 itu amat diharapkan kehadirannya.
Sebagai tuan rumah Arsenal juga menekan sejak menit awal, hasilnya pada menit 9 Santi Cazorla mendapatkan kans terbaik perdana, namun sepakannya masih bisa diselamatkan Julio Cesar.
Aaron Ramsey juga membuang peluang ketika bola kiriman Sagna dari sisi kanan, ia sundul melayang tanpa tepat sasaran di atas mistar QPR.
Babak pertama Arsenal mendominasi penguasaan bila, namun QPR bermain rapat dan tak tertembus. Hingga kedua tim harus turun minum skor tetap masih 0-0.
Setelah istirahat babak pertama situasinya masih identik, The Gunners pegang kendali laga namun tak sanggup membongkar pertahanan tamu yang begitu rapat.
Tensi laga mulai naik di pertengahan babak kedua, Granero dan Giroud sempat mendapatkan kartu kuning karena pelanggaran emosional keduanya pada lawan.
Junior Hoilett hanya bisa menggerutu ketika golnya dianulir wasit, namun tayangan ulang menunjukkan dirinya memang sudah dalam posisi off side.
Menit 79 QPR harus bermain dengan 10 pemain, setelah Stephane Mbia dikartu merah wasit. Ia mendapatkannya usai dengan sengaja menendang kaki Vermaelen yang melanggarnya.
Unggul jumlah pemain membuat Arsenal menggebu-gebu, alhasil buah kerja keras mereka terpetik di menit 84, Mikel Arteta memecah kebuntuan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti QPR, Arteta menyodok bola dari jarak dekat.
Ramsey nyaris menggandakan gol tuan rumah, andai sepakannya dari luar kotak penalti tak ditepis secara istimewa oleh Julio Cesar. Skor 1-0 bertahan hingga laga berakhir dan mengembalikan pasukan Wenger ke jalur kemenangan.
Starting Line Up:
Arsenal: Mannone; Sagna, Mertesacker, Vermaelen, Santos; Arteta, Ramsey; Cazorla, Wilshere (Walcott 67'), Podolski ((Gervinho 71') Arshavin 82'), Giroud.
Substitutes: Martinez, Koscielny, Jenkinson, Coquelin, Walcott, Arshavin, Gervinho.
QPR: Cesar; Bosingwa, Nelsen, Mbia, Traore (Onuoha 73'); Diakite, Granero; Wright-Phillips (Ephraim 82'), Taarabt, Hoilett; Zamora (Cisse 72').
Substitutes: Green, Ferdinand, Cisse, Onuoha, Mackie, Ephraim, Faurlin. (bola/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Arteta Beri Arsenal Tiga Angka
Liga Inggris 27 Oktober 2012, 22:58
-
Review: Napoli Tersungkur di Juventus Arena
Liga Italia 21 Oktober 2012, 01:06
-
Review: Stoke Bukan Tandingan MU
Liga Inggris 20 Oktober 2012, 23:14
-
Review: Chelsea Permalukan Spurs di Kandang
Liga Inggris 20 Oktober 2012, 20:42
-
Review: Spurs Pukul MU di Old Trafford
Liga Inggris 30 September 2012, 01:26
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR