Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup sedang. Namun demikian tidak menghalangi kedua tim untuk mencari gol di menit-menit awal.
Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Everton akhirnya berhasil unggul terlebih dahulu atas tamunya. Adalah Steven Naismith yang membuat seluruh isi stadion bergemuruh di menit ke-14. Everton langsung unggul satu gol atas Arsenal.
Tertinggal satu gol memang membuat Arsenal bereaksi untuk membalas. Tapi dominasi yang dilakukan oleh tuan rumah nampaknya cukup kuat sehingga membuat The Gunners harus bermain lebih sabar mencari peluang.
Perjuangan Everton menambah gol tak berujung sia-sia. Kali ini Romelu Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Pergerakan pemain asal Belgia ini dari sisi kanan sukses mengelabuhi tiga pemain bertahan Arsenal sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras yang mengoyak gawang Wojciech Szczesny.
Menjelang babak pertama berakhir, kedua tim sama-sama mempunyai peluang emas. Namun sayang belum ada yang mampu menjebol gawang lawan masing-masing tim.Sampai wasit menghentikan babak pertama, skor 2-0 untuk Everton masih bertahan.
Keluar dari kamar ganti situasi nampaknya berubah dibandingkan dari babak pertama. Arsenal perlahan mulai menguasai permainan. serangan mulai mereka galang untuk mengejar defisit gol. Sedangkan Everton lebih fokus untuk mencuri serangan balik.
Benar saja, keasyikan menyerang, malah membuat pertahanan Arsenal sedikit kedodoran. Kevin Mirallas berhasil mencuri bola dan melakukan serangan balik. Bermaksud menghalau bola dari Mirallas, sliding Arteta malah membuat bola masuk ke gawang sendiri. Seketika saja Arsenal tertinggal tiga gol.
Usaha Arsenal mengejar ketinggalan sempat muncul melalui peluang dari Alex Chamberlain tapi masih belum menemui sasaran. Mendekati waktu berakhir, Everton juga semakin panas melancarkan serangan namun tak ada yang berbuah menjadi gol.
Arsenal akhirnya tak sanggup mengatasi perlawanan Everton di sisa waktu yang ada, dan skor 3-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Dengan kekalahan ini Arsenal tetap berada di peringkat keempat dengan 64 poin dari 33 laga. Sedangkan Everton masih berada satu strip di bawah Arsenal dan mengoleksi 63 poin dari 32 laga.
Statistik Everton - Arsenal:
Penguasaan bola: 43% - 57%
Shot (on goal): 14 (8) - 15 (5)
Corner: 3 - 6
Pelanggaran: 6 - 5
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Everton (4-3-3): Howard; Coleman, Stones, Distin, Baines; McCarthy, Barry, Osman (Barkley 10'); Mirallas, Naismith (McGeady 81'), Lukaku (Duelofeu 86').
Arsenal (4-2-3-1): Szczesny; Sagna, Mertesacker, Vermaelen, Monreal; Arteta, Flamini (Alex Chamberlain'); Cazorla, Rosicky, Podolski (Ramsey 66'); Giroud (Sanogo 71'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Destro Bawa Roma Bekuk Cagliari
Liga Italia 6 April 2014, 22:08
-
Review: Everton Pecundangi Arsenal
Liga Inggris 6 April 2014, 21:34
-
Liga Italia 6 April 2014, 04:00

-
Liga Spanyol 6 April 2014, 03:04

-
Review: Figueras 'Menangkan' Barcelona
Liga Spanyol 6 April 2014, 01:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR