
Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cepat, kedua tim berusaha untuk mampu mencetak gol terlebih dahulu dan membuka peluangnya untuk lolos ke babak final.
Dan Stoke yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu, berawal dari sebuah kesalahan dilakukan oleh pemain belakang Bolton yang bermaksud membuang bola namun malah menuju kepada Matthew Etherington yang telah berada di depan kotak penalti Bolton.
Dengan sedikit memutar, Etherington langsung menendang bola ke pojok atas gawang Bolton dan tak mampu dijangkau oleh Jussi Jaaskelainen.
Bola yang belum menyentuh tanah langsung disambar oleh tendangan voli dari Robert Huth dan langsung menghujam keras tanpa mampu ditangkap oleh kiper Bolton, kedudukan menjadi 2-0 di menit ke-18.
Lagi-lagi kesalahan pemain Bolton berakibat gol ketiga Stoke, kali ini Jermaine Penannt yang berhasil mencuri bola dari penguasaan pemain Bolton, sebelum akhirnya memberi umpan kepada Kenwyne Jones yang berhasil menaklukkan Jaaskelainen dengan tendangan kerasnya di menit ke-30 yang mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Di babak kedua, pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup tinggi, Stoke masih berhasrat untuk menambah gol sedangkan Bolton juga masih berusaha untuk membalik keadaan.
Namun semangat tinggi pemain Bolton hanya sampai di depan kotak penalti Stoke, mereka cukup kesulitan untuk menembus pertahanan Stoke, bahkan untuk menendang dari luar kotak penalti mereka seperti kesulitan.
Kenwyne Jones, bisa saja menambah golnya namun karena kurang tenang dan terlalu lama membawa bola, peluang emas tersebut menjadi terbuang percuma.
Kembali Kenwyne Jones menjadi pemain yang paling akrab dengan kiper Jaaskelainen, sundulan kepalanya hanya mengancam gawang Bolton.
Oooowh, gol yang sangat indah oleh setelah melakukan solo run, Jonathan Walters mengecoh dua pemain yang mengawalnya dan dengan tendangan keras dari jarak 35 meter bola menghujam keras ke pojok bawah gawang Bolton yang tak mampu dijangkau Jaaskelainen dan mengubah kedudukan menjadi 4-0 di menit ke-68.
Stoke City tampaknya sangat menikmati pertandingan final di Wembley ini, mereka tampaknya tak sedikit pun mengendurkan tempo pertandingan, meski telah unggul empat gol, mereka tetap bernafsu untuk menambah pundi-pundi golnya.
Jonathan Walters kembali membuat Jaaskelainen memungut bola dari gawangnya, sebuah kemelut di depan gawang Bolton mampu dimanfaatkan dengan mudah oleh pemain berumur 27 tahun ini.
Bolton bermain nyaris tanpa penyerangan, meski kerap berusaha untuk membangun penyerangan, namun bola selalu terhenti sampai lapangan tengah saja, setelah itu Stoke langsung memberi balasan.
Sampai berakhirnya pertandingan, Bolton tak bisa berbuat apa-apa sehingga Stoke City mampu lolos ke babak final dan akan berhadapan dengan Manchester City yang telah menanti, pertandingan final akan dilangsungkan pada tanggal 14 Mei di Wembley. [initial]
Review: Asa Treble United Dipadamkan City (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Manchester United vs Wrexham 18 Juli 2026
Liga Inggris 18 Juli 2026, 20:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
MU dan Liverpool Gigit Jari! Jarrod Bowen Putuskan Bertahan di West Ham!
Liga Inggris 18 Juli 2026, 17:00
-
Arsenal Kebut Transfer Pemain Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 18 Juli 2026, 16:00
-
Kekalahan Lawan Argentina Jadi Bahan Bakar Inggris untuk Kalahkan Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 15:00
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR