Tottenham turun di laga ini dengan statusnya sebagai tim peringkat empat klasemen sementara. Misinya jelas, menang demi mengamankan posisi di empat besar. Sementara itu, Fulham, yang sudah aman di papan tengah, datang bukannya tanpa motivasi, karena mereka mengincar minimal hasil imbang demi mencetak rekor poin baru klub di Premier League.
Tottenham hanya berselisih satu poin, baik dengan tim di atas (Arsenal) maupun di bawahnya (Newcastle). Segala kemungkinan bisa saja terjadi.
Musim ini, tim yang finis di peringkat empat belum tentu lolos ke Liga Champions. Pasalnya, Chelsea (6) bisa mengambil hak tim tersebut jika menang atas Bayern Munich dalam final Liga Champions 2011/12 dan menjadi juara.
Kemenangan, disertai terpelesetnya Arsenal di kandang West Brom, akan membawa Tottenham ke peringkat tiga sekaligus jaminan ke Liga Champions musim depan.
Sadar akan hal itu, Tottenham tak membuang waktu. Mereka langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan dan mencetak gol cepat lewat Emmanuel Adebayor ketika laga baru berjalan dua menit.
Serangan demi serangan yang dibangun Tottenham demi menggandakan keunggulan di babak kedua tak kunjung membuahkan hasil hingga sang manajer Harry Redknapp melakukan sebuah pergantian pemain yang brilian. Itu pun setelah Arsenal kembali unggul atas West Brom dengan skor 3-2.
Pada menit ke-61, Jermain Defoe masuk menggantikan Van der Vaart. Pada menit ke-63, Defoe mencetak gol kedua Tottenham memanfaatkan assisst Lennon. Gol Defoe itu merupakan gol pamungkas di laga ini.
Statistik Tottenham - Fulham
Penguasaan bola: 51% - 49%
Shot (on goal): 17 (6) - 11 (5)
Corner: 9 - 3
Pelanggaran: 9 - 12
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 0 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 5 - 4
Susunan pemain Tottenham: Friedel; Walker, Kaboul, Gallas, Livermore; Sandro, Modric; Lennon, Van der Vaart; Adebayor.
Cadangan: Cudicini, Nelsen, Smith, Giovani, Defoe, Kane, Saha.
Susunan pemain Fulham: Schwarzer; Kelly, Hughes, Hangeland, Riise; Diarra, Murphy; Dembele, Duff, Frei; Pogrebnyak.
Cadangan: Stockdale, Senderos, BH Riise, Kasami, Gecov, Briggs, Trott.
Pencetak gol:
02' (1-0) Adebayor
63' (2-0) Defoe
Kartu kuning: Hangeland (27'), Murphy (46')
Tottenham menang 2-0, sedangkan Arsenal juga menang 3-2. Tottenham dipastikan menempati tangga keempat, di bawah Manchester City, Manchester United dan Arsenal. Kini, mereka mungkin akan berharap Bayern mengalahkan Chelsea di Allianz Arena, 19 Mei nanti, agar The Blues tidak mengambil jatah mereka di kompetisi elit Eropa musim depan. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Tottenham Kunci Empat Besar
Liga Inggris 13 Mei 2012, 22:41
-
Redknapp: Bintang Spurs Tak Bakal Eksodus
Liga Inggris 13 Mei 2012, 07:06
-
Parker Diragukan Bisa Tampil di Euro 2012
Piala Eropa 12 Mei 2012, 21:00
-
Kagawa Merapat ke Old Trafford?
Liga Inggris 12 Mei 2012, 07:00
-
Adebayor Kesulitan Tentukan Pilihan Klub
Liga Inggris 11 Mei 2012, 22:15
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR