
Bola.net - Romelu Lukaku pernah menjadi harapan besar Manchester United. Tapi harapan itu tak berlangsung lama.
Striker asal Belgia ini hanya bertahan dua musim sebelum dilepas ke Inter Milan. Padahal, ia tampil gemilang di musim pertamanya.
Rio Ferdinand menyayangkan keputusan cepat yang diambil mantan klubnya. Menurutnya, Lukaku tak pernah benar-benar diberi kesempatan maksimal.
Ferdinand menilai United gagal memainkan Lukaku sesuai dengan gaya permainannya. Hal ini disebut menjadi alasan utama kegagalan sang striker.
Lukaku Justru Bersinar Setelah Tinggalkan MU

Manchester United merekrut Lukaku dari Everton dengan harga fantastis, sekitar 75 juta pounds. Di musim pertamanya, ia mencetak 27 gol di semua kompetisi.
Namun musim kedua Lukaku tidak sehebat sebelumnya. Alhasil, United memutuskan untuk menjualnya ke Inter Milan.
“Saya perlu memberi penghargaan untuk Romelu Lukaku,” ucap Ferdinand di kanal YouTube-nya.
“Dia salah satu pemain yang meninggalkan Manchester United dan malah tampil luar biasa. Dia menjuarai Serie A lagi dan mencetak gol di malam kemenangan itu,” sambungnya.
Ekspektasi Tak Sesuai Gaya Bermain

Rio Ferdinand mengkritik cara pandang publik Inggris terhadap Lukaku. Ia menilai banyak yang salah menilai karakter bermain sang penyerang.
Menurutnya, hanya karena Lukaku bertubuh besar dan cepat, orang-orang jadi salah mengira. Padahal, gaya bermainnya sangat bergantung pada ruang dan kecepatan.
“Masalah utamanya, terutama di Inggris, semua orang melihat apa yang tidak bisa dia lakukan atau apa yang kurang darinya,” ujar Ferdinand.
“Hanya karena dia besar dan cepat, orang berharap dia bermain dengan gaya tertentu. Padahal permainannya adalah berlari ke ruang dan menggiring bola,” lanjutnya.
MU Salah Perlakukan Lukaku

Ferdinand juga menyoroti pendekatan taktik MU saat masih diperkuat Lukaku. Ia menilai klub tidak memainkan sang striker sesuai dengan kekuatannya.
Karena itu, performa terbaik Lukaku tidak pernah terlihat di Old Trafford. Penjualan cepat pun dianggap sebagai keputusan keliru.
“Kesalahan lainnya yang dilakukan MU adalah mereka tidak bermain sesuai kekuatannya dan terlalu cepat melepasnya,” kata Ferdinand.
“Kalau Anda tidak mainkan dia sesuai kekuatannya, dia tidak akan bisa tampil maksimal. Tapi dia sudah membuktikan kualitasnya lewat catatan golnya,” tambahnya.
Sumber: Metro
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liam Delap Jadi Rekrutan Kedua Manchester United?
Liga Inggris 26 Mei 2025, 23:00
-
Ruben Amorim: MU Tidak Bisa Lebih Mengenaskan dari Musim Ini!
Liga Inggris 26 Mei 2025, 22:23
-
Gak Dulu! Viktor Gyokeres Ogah Gabung Manchester United
Liga Inggris 26 Mei 2025, 22:13
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR