Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand memberi tanggapan ihwal wacana pemecatan Ole Gunnar Solskjaer. Alih-alih mendukung, Ferdinand justru menolak dan tetap memberi dukungan pada Solskjaer.
Kinerja Manchester United di bawah kendali Solskjaer memang mendapat banyak sorotan. Sebab, performa tim tidak juga membaik pada awal musim 2019/2020. United masih belum konsisten.
Setan Merah seolah masih berada pada periode akhir musim 2018/2019 yang lalu. Setan Merah begitu sulit menang. Bahkan, tidak pernah sekali pun meraih kemenangan dalam sembilan laga tandang terakhir.
United kalah dari West Ham akhir pekan lalu. Ashley Young dan kolega kalah dengan skor 2-0. Pasca kekalahan ini, desakan agar Solskjaer dipecat mulai beredar di kalangan fans. Apa sudah layak Solskjaer dipecat?.
Solskjaer Out?
Kekalahan atas West Ham memang terasa pelik bagi Manchester United. Sebab, ketika kondisi mulai membaik pasca menang atas Leicester dan Astana, United justru kembali kalah. United pun dinilai tidak tampil cukup baik.
Para fans Manchester United mulai berteriak 'Ole Out'. Banyak yang tidak puas dengan kinerja pelatih berusia 47 tahun tersebut. Tetapi, menurut Ferdinand, mengganti Solskjaer bukan sebuah solusi bagi United.
"Ole [Gunnar Solskjaer] out? Ayolah, dari mana datangnya? Untuk apa Solskjaer harus keluar? Apakah kita akan terus berganti manajer setiap minggu, apakah itu yang diinginkan semua orang?," kata Ferdinand dalam sebuah video di akun instagram miliknya.
"Anda mendapatkan hasil yang buruk, Anda harus berubah. Dua minggu yang lalu aku tidak melihat ada yang mengatakan 'kami ingin Ole out' dan sekarang itu berubah setelah dua minggu. Ayolah," tegas mantan kapten United tersebut.
Betapa Buruknya Manchester United
Sementara itu, Roy Keane begitu kesal dengan hasil yang diraih oleh Manchester United. Eks pemilik nomor punggung 16 di Manchester United tersebut melihat pasukan Solskjaer bermain sangat buruk dan jauh dari level di mana seharusnya mereka berada.
"Saya tidak tahu harus mulai dari mana. Saya terkejut dan sedih dengan betapa buruknya mereka," ucap Keane pada Sky Sports.
"Anda bisa kalah di sebuah laga sepakbola tetapi segalanya tentang mereka ... mereka tidak bersemangat, tidak berkualitas, tidak memiliki keinginan, kurangnya pemimpin, kurangnya karakter. Masih jauh untuk United tapi menakutkan seberapa jauh mereka telah jatuh," sambung Keane.
Manchester United sekarang berada di peringkat delapan klasemen sementara Premier League. Mereka mengoleksi delapan poin dari enam laga. Sementara itu West Ham naik ke posisi lima dengan koleksi 11 poin.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Masih Ngotot Ingin Raih Trofi
Liga Inggris 23 September 2019, 23:00
-
Mino Raiola Berpotensi Ganggu Transfer Erling Braut Haaland ke MU
Liga Inggris 23 September 2019, 21:00
-
Meski MU Krisis Striker, Solskjaer Dinilai Sudah Tepat Lepas Sanchez dan Lukaku
Liga Inggris 23 September 2019, 20:40
-
Ini Saran Alan Shearer Agar Marcus Rashford Semakin Moncer
Liga Inggris 23 September 2019, 20:20
-
Mario Mandzukic Menunggu Pinangan Manchester United
Liga Italia 23 September 2019, 20:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR