Bola.net - Brendan Rodgers mengaku ikut senang Liverpool meraih sukses di bawah asuhan Jurgen Klopp dan menegaskan ia tidak sakit hati didepak dari Anfield.
Rodgers pernah melatih Liverpool selama tiga tahun. Tepatnya dari tahun 2012 hingga 2015.
Manajer asal Irlandia utara tersebut pernah nyaris membawa Liverpool juara, tepatnya pada musim 2013-14. Sayangnya saat itu mereka kemudian dikalahkan oleh Manchester City.
Rodgers kemudian didepak dari Liverpool pada oktober 2015. Ia didepak setelah The Reds bermain imbang lawan Everton.
Belakangan diketahui bahwa keputusan mendepak Rodgers sudah diambil sebelum laga lawan Everton. Sebab sebelumnya Liverpool saat itu hanya menang sekali saja dari delapan pertandingan.
Setelah Rodgers hengkang, Liverpool langsung menunjuk Jurgen Klopp jadi manajer baru. Bos asal Jerman itu kemudian sukses mempersembahkan trofi Liga Champions pada musim keempatnya di Anfield, plus trofi Piala Super Eropa.
Ikut Senang

Rodgers menegaskan ia benar-benar merasa senang melihat Liverpool sukses bersama dengan Klopp. Bahkan ia mengaku sempat mengirimkan SMS kepada Jordan Henderson dkk usai mereka memenangi trofi Liga Champions pada Juni 2019 lalu.
“Itu adalah awal yang sulit untuk musim itu dan mereka merasa perlu perubahan," tuturnya pada The Telegraph terkait pemecatannya empat tahun lalu itu.
"Dengar, itu bekerja dengan bagus untuk mereka. Ketika Liverpool memenangkan Liga Champions, saya mengirim mereka semua pesan untuk memberi selamat kepada mereka dan Jurgen," ungkap Rodgers.
“Saya adalah tipe orang yang bahagia untuk klub dan terutama senang untuk pemain seperti Jordan [Henderson] dan James Milner - pemain yang bekerja dengan saya dan memiliki hubungan yang dekat dengan saya. Saya sangat senang untuk Jordan ketika ia mengangkat trofi Liga Champions karena saya tahu betapa ia telah berusaha mengembangkan performanya dan bekerja keras untuk itu" ujarnya.
Tidak Sakit Hati

Pria yang sekarang menangani Leicester City itu juga menegaskan ia tidak sakit hati didepak oleh Liverpool. Rodgers pun berusaha memperkuat ucapannya itu dengan mengatakan bahwa ia dengan senang hati mempersilahkan Klopp menempati rumahnya.
“Saya tidak akan pernah bersikap getir. Itu sebabnya saya membiarkan Jurgen pindah ke rumah saya! Saya memiliki hubungan yang baik dengan Ray Haughan - petugas penghubung pemain - dan ia mengatakan kepada saya bahwa Jurgen kesulitan untuk menemukan tempat tinggal, jadi saya berkata, 'Dengar, saya pindah ke London sebentar dan tidak akan ada di sana sekarang, jadi Jurgen bisa pindah ke sana'," bebernya.
“Saya mengerti seperti apa rasanya sebagai manajer yang pindah ke tempat baru, ingin keluarga Anda tenang dan bahagia. Anda ingin mereka berada di tempat yang baik. Ia mengambil rumah itu dan telah ada di sana sejak saat itu," ucapnya.
"Saya ingin ia sukses dan klub sukses. Ia memiliki perawakan yang hebat, kehadiran yang hebat, tetapi ia sangat dekat dengan para pemain. Anda bisa melihatnya di Dortmund. Ia membawa emosi itu ke dalam tim dan mereka merespons," puji Rodgers.
Brendan Rodgers akan berkunjung ke Liverpool pada akhir pekan ini. Ia akan membawa anak-anak asuhnya di skuat Leicester City untuk menjalani laga lanjutan Premier League 2019-20. Ini akan menjadi kunjungannya yang pertama sejak ia didepak dari Anfield pada 2015 lalu.
(The Telegraph)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Dijk Tegaskan Liverpool Tak Perlu Panik dan Stres
Liga Champions 3 Oktober 2019, 23:20
-
Menurut Van Dijk, Liverpool Jelas Perlu Berbenah
Liga Champions 3 Oktober 2019, 22:53
-
Liverpool vs Leicester City, Rodgers Lempar Pujian Untuk Klopp
Liga Inggris 3 Oktober 2019, 20:48
-
Brendan Rodgers Antusias Balik ke Liverpool
Liga Inggris 3 Oktober 2019, 20:23
-
Dimitar Berbatov: Semoga MU Tidak Ketularan Puasa Gelarnya Liverpool
Liga Inggris 3 Oktober 2019, 20:20
LATEST UPDATE
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR