
Bola.net - Eks striker Chelsea Chris Sutton mengatakan di antaranya Timo Werner dan Kai Havertz, yang performanya paling parah di skuat The Blues adalah Werner.
Musim panas 2020 kemarin, Chelsea memboyong sejumlah pemain berkualitas ke Stamford Bridge. Di antaranya adalah Werner dan Havertz.
Werner diboyong dari RB Leipzig dengan bandrol mencapai 47.5 juta pounds. Sementara Havertz dicomot dari Bayer Leverkusen dengan harga mencapai 62 juta pounds, yang bisa naik menjadi 71 juta pounds.
Akan tetapi sejauh ini performa keduanya tak memuaskan fans dan manajemen Chelsea. Mereka tampak cukup kesulitan beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Werner dan Havertz Mengecewakan
Penampilan Kai Havertz dan Timo Werner itu pun mendapatkan sorotan dari Chris Sutton. Ia pun sepakat dengan anggapan bahwa kedua pemain tersebut sama-sama tampil buruk sejauh ini di Chelsea.
Sutton menambahkan, buruknya performa Werner dan Havertz itu pun tak cuma berimbas pada prestasi skuat Chelsea. Namun demikian juga pada masa depan manajernya, Frank Lampard.
"Timo Werner merupakan kekecewaan besar dan Kai Havertz juga begitu. Ketika Anda mengeluarkan banyak uang, maka tekanan benar-benar ada pada Frank musim ini - dan itu bukan musim lalu," ucapnya pada BBC Radio Five Live.
Werner Atau Havertz?

Chris Sutton kemudian memberikan penilaiannya pada Timo Werner dan Kai Havertz. Ia diminta menentukan siapa pemain yang lebih buruk dari kedua pemain tersebut.
"Saya pikir Werner adalah kekecewaan yang lebih besar. Ia telah melewatkan beberapa peluang yang sangat besar," serunya.
Sutton lantas menambahkan, mungkin ada baiknya Frank Lampard tak sering-sering memainkan Werner melebar. Menurutnya striker 24 tahun itu mungkin akan menemukan permainan terbaiknya jika konsisten dimainkan di posisi nomor 9.
"Saya tahu ia mampu bermain di sejumlah posisi dan memainkannya dengan baik. Tetapi saya hanya ingin tahu apakah Werner lebih suka bermain sebagai striker sentral," ujar Sutton.
Timo Werner musim ini baru mengemas delapan gol saja dari 23 penampilan di semua ajang kompetisi bagi Chelsea. Sementara itu Kai Havertz baru menyumbangkan empat gol dan empat assist.
(BBC)
Berita Chelsea Lainnya:
- Diperebutkan Manchester United dan Chelsea, Bagaimana Nasib Declan Rice di West Ham?
- Kata Sutton, Chelsea Kemungkinan tak Akan Juara Premier League 2020-21
- Chelsea Gagal Menang, Frank Lampard Makin dalam Tekanan
- Andreas Christensen Dituding Jadi Penyebab Chelsea Gagal Menang Lawan Villa
- Pujian Frank Lampard untuk Pemain Ketika Chelsea Gagal Menang Lawan Aston Villa
- Gagal Menang Lawan Villa, Chelsea Merasa Bermain Lebih Baik saat Kalah dari Arsenal
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris: Chelsea Masih di Bawah MU
- 5 Pelajaran Duel Chelsea vs Aston Villa: Mendung di Langit Stamford Bridge
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kaleidoskop Premier League 2020: Liverpool Berjaya, Manchester United Masih Meraba-Raba
Liga Inggris 29 Desember 2020, 17:30
-
Sama Buruknya, Tapi Siapa yang Lebih Parah? Werner Atau Havertz?
Liga Inggris 29 Desember 2020, 16:50
-
Kata Sutton, Chelsea Kemungkinan tak Akan Juara Premier League 2020-21
Liga Inggris 29 Desember 2020, 16:03
-
Diperebutkan Manchester United dan Chelsea, Bagaimana Nasib Declan Rice di West Ham?
Liga Inggris 29 Desember 2020, 15:20
-
Chelsea Dibantai Arsenal yang Sedang Terluka
Galeri 29 Desember 2020, 11:44
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR