
Bola.net - Manchester United sedang kesulitan dari pekan ke pekan. Mereka harus bersusah payah hanya untuk meraih kemenangan. Tren negatif di Liga Inggris pun terus berlanjut.
Terbaru, MU harus mengaku kalah dengan skor 0-3 dari rival sekota Manchester City dalam duel Derby Manchester pertama di Premier League 2023/2024, Minggu (29/10/2023).
Kekalahan itu mempersulit situasi tim. Bahkan, mulai muncul keraguan terhadap kemampuan Erik ten hag memimpin dan mengembangkan tim MU.
Nah di tengah situasi sulit itu, Ten Hag masih bersikeras tidak mau memberi kesempatan bermain untuk Jadon Sancho.
Sancho gak lagi masuk skuad
Awalnya Sancho dianggap sebagai salah satu pemain andalan MU untuk musim ini. Dia punya talenta besar, dianggap sebagai salah satu yang terbaik di kelompok usianya.
Namun, sepertinya sikap Sancho tidak bisa diterima Ten Hag. Sancho lebih sering dicadangkan, bahkan ketika dia fit untuk bermain, situasi ini tampaknya membuat kesal winger Inggris tersebut.
Sancho lantas menyuarakan protesnya di media sosial Instagram. Dia menuding Ten Hag telah menjadikannya kambing hitam untuk performa buruk tim di awal musim ini.
Postingan itu berdampak besar. Ten Hag jelas tidak suka dengan reaksi Sancho. Sejak saat itu, Sancho terasingkan dari tim, harus berlatih dengan tim junior, dan tidak pernah lagi masuk skuad.
Manajer harusnya membantu
Situasi Sancho itu kini diperhatikan oleh mantan pemain MU, Louis Saha. Mungkin benar Sancho bersalah, keputusan pelatih seharusnya tidak diprotes di media sosial. Namun, dalam situasi ini Ten Hag juga diminta lebih tegas.
"Jelas, situasi Sancho seharusnya bisa diatasi dengan lebih baik. Memang Sancho punya tanggung jawab, tapi manajer juga bertanggung jawab untuk membantu dia," kata Saha.
"Semua rugi di situasi ini dan sekarang seharusnya Ten Hag mulai membuang egonya. Perlakuan semacam ini tidak benar, seolah-olah pelatih ingin balas dendam dan menunjukkan bahwa dia punya kuasa."
Untuk pemain top lainnya
Saha mengatakan bahwa perlakuan Ten Hag terhadap Sancho bisa terjadi kepada siapa saja. Hal itu bisa jadi sumber masalah baru, pemain top mungkin ogah bergabung.
"Jika Anda menginginkan pemain-pemain top bermain di MU, Anda sebagai manajer harus membantu mereka mengekspresikan diri," sambung Saha.
"Jadon adalah pemain hebat dan jelas dia telah membuat kesalahan, performanya kurang memuaskan, tapi sekarang manajer punya tanggung jawab untuk membantu memperbaikinya," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Carabao Cup MU vs Newcastle di Mola TV
Liga Inggris 1 November 2023, 23:59
-
Mau Pecat Erik Ten Hag, Manchester United Harus Bayar Mahal
Liga Inggris 1 November 2023, 20:00
-
Casemiro: Newcastle Itu Lawan yang Sulit, MU!
Liga Inggris 1 November 2023, 19:40
-
Manchester United vs Newcastle, Erik Ten Hag Bernafsu Pertahankan Status Gelar Juara
Liga Inggris 1 November 2023, 19:20
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR