Bola.net - - Keputusan Maurizio Sarri untuk mengkritik pemain Chelsea secara langsung di depan media menuai berbagai respons negatif. Sarri dianggap mulai meniru cara Jose Mourinho dalam usaha meningkatkan mental para pemain.
Kritik Sarri itu muncul pasca Chelsea menelan kekalahan 0-2 dari Arsenal di Premier League. Pasca pertandingan, Sarri dengan tegas mengkritik mentalitas pemain The Blues. Dia menilai Eden Hazard dkk. tak punya mentalitas petarung.
Pada akhirnya kritik itu memang memunculkan respons positif. Di laga berikutnya, Chelsea sukses mengalahkan Tottenham untuk melaju ke final Carabao Cup. Meski demikian, Sarri diminta tak melakukan hal yang sama lagi.
Setidaknya itulah pendapat Ruud Gullit. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berisiko
Menurut Gullit, mengkritik pemain di depan media sangatlah berisiko. Pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih Manchester United adalah salah satu contoh yang jelas. Mengkritik pemain di depan media bisa jadi awal masalah besar yang merusak harmoni dalam tim.
"Sangatlah berisiko untuk mengkritik pemain anda di hadapan publik seperti yang diperbuat Sarri pekan ini - bahkan jika anda tahu anda benar," buka Gullit di BBC.
"Terkadang, sebagai manajer anda ingin bersikap terbuka soal apa yang anda pikirkan, baik atau buruk, dan untuk alasan yang tepat. Anda berharap pemain-pemain anda merespons dengan cara yang tepat."
"Namun, jika hal itu disalahartikan oleh mereka, anda punya masalah," lanjutnya.
Cuma Koran yang Untung

Alasan Gullit jelas, adu mulut di depan media tak akan menguntungkan tim, hanya media. Contohnya, perang komentar Jose Mourinho dengan Paul Pogba beberapa bulan lalu berakibat sangat buruk bagi MU. Gullit berharap Sarri tak meniru kesalahan tersebut.
"Satu hal yang sangat tidak anda inginkan adalah situasi permainan di media seperti yang dewasa ini terjadi di Chelsea. Satu-satunya pihak yang untung ketika hal itu terjadi adalah surat kabar."
"Sarri bicara soal Hazard, menyebut dia sebagai pemain individual dan bukan pemimpin. Lalu Hazard merespons dengan pada dasarnya mengatakan bahwa dia tidak peduli dengan pendapat pelatihnya," sambung dia.
"Ini sudah menjadi tanda masalah apa saja yang bisa muncul ketika anda mengkritik pemain anda [di depan media]."
Berita Video
Berita video 5 olahraga populer didunia, bulutangkis tidak termasuk di dalamnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar N'Golo Kante Danai Pencarian Emiliano Sala Ternyata Tidak Benar
Liga Inggris 27 Januari 2019, 23:27
-
Jelang Gabung Atletico, Morata: Madrid Itu Masa Lalu
Liga Inggris 27 Januari 2019, 22:46
-
Bayern Munchen Naikkan Tawaran Untuk Callum Hudson-Odoi
Liga Inggris 27 Januari 2019, 14:12
-
Hari Ini, Alvaro Morata Tes Medis di Atletico Madrid
Liga Spanyol 27 Januari 2019, 12:39
-
Tolak Chelsea, Nicolo Barella Pilih Gabung MU?
Liga Inggris 27 Januari 2019, 10:14
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR