- Jordan Henderson sempat menjadi penunggu setia bangku cadangan Liverpool di beberapa laga awal Premier League musim 2018/19 ini. Kala itu kondisi Henderson dinilai belum fit setelah tampil habis-habisan bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2018.
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memang memberi instruksi khusus untuk Henderson. Klopp memerintahkan Henderson memperpanjang masa liburan dan menikmatinya. Menurut Klopp, hal itu penting untuk melepaskan beban berat yang ditanggung Henderson.
"Saya beristirahat sejenak, pelatih memberi kami sedikit waktu libur. Saya kembali lebih lambat dari pada pemain lain, jadi saya berusaha untuk sedikit mengikuti perkembangan mereka," ujar Henderson di fourfourtwo.
Kini, Henderson merasa kondisinya sudah mencapai titik maksimal. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Menyadari
Henderson menyadari situasinya dan dia tak pernah memaksa bermain. Saat kembali ke Anfield, dia menyadari gelandang-gelandang Liverpool saat itu bermain sangat baik. Dia tak mau merusaknya dan memilih menunggu momen yang tepat.
Jelas, tampil dan bermain di laga kontra Leicester, bermain untuk Inggris, saya merasa kembali membangun diri saya seperti biasanya dan mencoba menemukan ketajaman dan ritme permainan itu kembali.
Saya pikir hal itu hanya bisa didapatkan dengan terus bermain, jadi saya menantikan waktu bermain lagi, sambungnya.
Saya kembali lebih lambat dari pemain lain jadi saya tak bisa berharap langsung bermain. Saya bisa melihat betapa sesuainya mereka dan anda bisa melihat itu dalam performa mereka.
Menghargai

Henderson sangat menghargai keputusan pelatih yang memberinya waktu istirahat sejenak. Baginya, musim berjalan panjang, dan setiap pemain Liverpool memiliki peran pentingnya masing-masing dalam perjuangan meraih gelar musim ini.
Bagi saja, wajar jika saya tidak bermain. Saya hanya perlu terus bekerja keras dan berkembang.
Saya sungguh menghargai pemain di sekitar saya dan pelatih. Dia selalu benar. Saya mencoba menggunakan periode itu untuk menyegarkan tubuh dan pikiran saya. Musim lalu adalah musim yang panjang dan musim ini pun demikian, tandas Henderson.
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
McManaman Berharap Semua Tim Inggris Lolos dari Fase Grup UCL
Liga Champions 18 September 2018, 21:45
-
McManaman Yakin Tim-Tim Inggris Bisa Dominasi Liga Champions
Liga Champions 18 September 2018, 21:20
-
Kekalahan Atas Liverpool Belum Hilang dari Benak Manolas
Liga Champions 18 September 2018, 20:00
-
Liverpool Masuk Kandidat Juara UCL 2018-19
Liga Champions 18 September 2018, 19:55
-
Liverpool vs PSG Dipandang Bak Partai Final Liga Champions
Liga Champions 18 September 2018, 19:29
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR