17 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Kartu Kuning: Dari Michael Olise hingga Declan Rice

17 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Kartu Kuning: Dari Michael Olise hingga Declan Rice
Pemain Prancis Michael Olise beraksi saat laga Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Senegal di East Rutherford, N.J., dekat New York, Selasa, 16 Juni 2026 (c) AP Photo/Steve Luciano

Bola.net - Babak perempat final Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan memperebutkan tiket semifinal. Sejumlah pemain juga harus menghadapi ancaman skorsing akibat akumulasi kartu kuning.

Sebanyak 17 pemain dari delapan negara perempat finalis kini berada dalam situasi yang tidak nyaman. Jika kembali menerima kartu kuning, mereka dipastikan tidak bisa tampil pada semifinal.

Situasi tersebut membuat setiap duel di perempat final menjadi semakin rumit. Para pemain dituntut tetap tampil agresif tanpa melakukan pelanggaran yang bisa berujung kartu.

Aturan FIFA mengenai akumulasi kartu kuning kembali menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah pemain penting berpotensi kehilangan kesempatan tampil pada laga semifinal jika tim mereka berhasil lolos.

1 dari 3 halaman

Aturan Akumulasi Kartu Kuning Kembali Jadi Sorotan

Pemain Inggris Declan Rice (tengah) bereaksi setelah hasil imbang dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Ghana di Foxborough, Mass., dekat Boston, Selasa, 23 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Pemain Inggris Declan Rice (tengah) bereaksi setelah hasil imbang dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Ghana di Foxborough, Mass., dekat Boston, Selasa, 23 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Pada fase gugur, hitungan kartu kuning dimulai kembali setelah fase grup selesai. Namun, penghapusan akumulasi baru dilakukan setelah babak perempat final berakhir.

Artinya, pemain yang menerima dua kartu kuning sejak babak 32 besar hingga perempat final akan langsung menjalani skorsing satu pertandingan. Hukuman tersebut berlaku untuk laga semifinal.

FIFA sebelumnya sempat menjadi sorotan karena sejumlah keputusan terkait disiplin pemain sepanjang turnamen. Meski demikian, aturan akumulasi kartu kuning tetap diberlakukan untuk seluruh peserta.

Hingga menjelang perempat final, belum ada pemain yang harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Namun, sebanyak 17 pemain kini hanya berjarak satu kartu lagi dari hukuman tersebut.

2 dari 3 halaman

Inggris dan Maroko Punya Risiko Terbesar

Granit Xhaka menghalau bola dari kaki James Rodriguez di laga Swiss vs Kolombia, Rabu (8/7/2026) (c) AP Photo/Abbie Parr

Granit Xhaka menghalau bola dari kaki James Rodriguez di laga Swiss vs Kolombia, Rabu (8/7/2026) (c) AP Photo/Abbie Parr

Maroko menjadi tim dengan jumlah pemain terbanyak yang terancam skorsing. Achraf Hakimi, Issa Diop, Redouane Halhal, dan Bilal El Khannouss harus bermain lebih hati-hati saat menghadapi Prancis.

Inggris juga berada dalam situasi serupa. Declan Rice, Jude Bellingham, Marc Guéhi, dan Nico O'Reilly akan absen pada semifinal apabila menerima kartu kuning saat melawan Norwegia.

Prancis memiliki dua pemain yang berada di ambang skorsing, yakni Michael Olise dan Manu Kone. Federasi Sepak Bola Prancis bahkan dikabarkan mengajukan banding atas kartu kuning yang diterima Olise saat menghadapi Paraguay.

Swiss juga tidak lepas dari ancaman tersebut. Granit Xhaka, Denis Zakaria, dan Miro Muheim harus menjaga disiplin ketika menghadapi Argentina pada babak perempat final.

3 dari 3 halaman

4 Tim Lain Masih Punya Pemain yang Terancam

Pemain Norwegia Antonio Nusa beraksi dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Pantai Gading vs Norwegia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Pemain Norwegia Antonio Nusa beraksi dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Pantai Gading vs Norwegia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Empat negara perempat finalis lainnya masing-masing memiliki satu pemain yang berada dalam daftar akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Gonzalo Montiel (Argentina), Ferran Torres (Spanyol), Antonio Nusa (Norwegia), dan Brandon Mechele (Belgia).

Montiel dan Ferran Torres diperkirakan tidak menjadi pilihan utama pada laga perempat final. Sementara itu, Antonio Nusa juga berpotensi memulai pertandingan dari bangku cadangan setelah Andreas Schjelderup tampil impresif pada babak sebelumnya.

Berbeda dengan nama-nama tersebut, Brandon Mechele justru menjadi salah satu pilar utama Belgia sepanjang turnamen. Bek berusia 33 tahun itu menerima kartu kuning saat melakukan pelanggaran terhadap Ismaila Sarr pada babak 32 besar.

Sumber: FotMob


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL