
Bola.net - Newcastle baru saja mengakhiri penantian panjang selama 56 tahun untuk meraih trofi. Mereka menjuarai Carabao Cup setelah mengalahkan Liverpool di final. Ini menjadi gelar domestik pertama mereka dalam 70 tahun terakhir.
Keberhasilan Newcastle bisa menjadi inspirasi bagi klub lain yang juga sedang menunggu trofi. Beberapa klub Premier League telah menunggu belasan hingga lebih dari seratus tahun. Mereka masih memiliki peluang untuk meraih kejayaan musim ini.
Sejumlah klub telah mencapai perempat final Piala FA atau tampil di kompetisi Eropa. Ini menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk mengakhiri puasa gelar. Berikut adalah beberapa klub yang bisa mengikuti jejak Newcastle.
1. Fulham: 146 Tahun Menanti

Fulham adalah klub dengan penantian gelar paling panjang, hampir satu setengah abad. Mereka belum pernah memenangkan trofi utama dalam sejarah mereka. Kesempatan terbaik mereka terjadi pada final Liga Europa 2010.
Saat itu, Fulham hampir memaksa Atletico Madrid bermain adu penalti. Namun, Diego Forlan mencetak gol kemenangan di menit akhir perpanjangan waktu. Mereka juga pernah mencapai final Piala FA 1975, tetapi kalah dari West Ham.
Musim ini, Fulham berpeluang mengakhiri puasa gelar. Mereka telah mencapai perempat final Piala FA dan akan menghadapi Crystal Palace pada 29 Maret.
2. Bournemouth: 126 Tahun Tanpa Trofi

Bournemouth belum pernah meraih trofi besar sepanjang sejarahnya. Prestasi terbaik mereka hanya sebatas menjuarai divisi Championship dan League One.
Mereka dua kali mencapai perempat final Piala FA, pada 1957 dan 2021. Musim ini, mereka kembali ke fase yang sama dan akan menghadapi Manchester City.
Mengalahkan tim sekuat Man City tentu menjadi tantangan besar. Namun, jika Bournemouth bisa menciptakan kejutan, mereka bisa melangkah lebih jauh.
3. Brighton: 124 Tahun Menunggu Gelar

Brighton juga belum pernah memenangkan trofi besar sejak didirikan. Mereka pernah mencapai final Piala FA 1983, tetapi kalah dari Manchester United di laga ulang.
Musim ini, mereka berada di perempat final Piala FA dan akan menghadapi Nottingham Forest. Namun, mereka harus waspada setelah kalah 0-7 dari Forest di liga bulan lalu.
Dengan Fabian Hurzeler sebagai pelatih, Brighton memiliki potensi untuk mengubah sejarah. Mereka tinggal dua langkah lagi menuju final Piala FA.
4. Crystal Palace: 120 Tahun Tanpa Gelar

Crystal Palace belum pernah memenangkan trofi besar dalam sejarahnya. Mereka dua kali mencapai final Piala FA, tetapi selalu kalah dari Manchester United.
Pada 1990, mereka bermain imbang 3-3 sebelum kalah 0-1 di laga ulang. Sedangkan pada 2016, mereka kalah 1-2 lewat perpanjangan waktu.
Musim ini, Palace kembali ke perempat final Piala FA. Mereka akan menghadapi Fulham, tim yang mereka kalahkan 2-0 di liga bulan lalu.
5. Nottingham Forest: 35 Tahun Penantian

Nottingham Forest memiliki sejarah yang kaya dengan dua gelar Liga Champions dan beberapa trofi domestik. Namun, gelar terakhir mereka adalah Piala Liga pada 1990.
Mereka belum pernah memenangkan Piala FA, meskipun sempat mencapai final 1991. Musim ini, Forest berpeluang mengakhiri penantian panjang mereka.
Di perempat final Piala FA, mereka akan menghadapi Brighton. Jika bisa mengulang kemenangan telak atas lawan yang sama, Forest bisa melaju ke semifinal.
6. Aston Villa: 29 Tahun Tanpa Trofi

Aston Villa adalah klub dengan sejarah panjang, tetapi mereka terakhir kali meraih trofi pada 1996. Sejak itu, mereka empat kali mencapai final, tetapi selalu kalah.
Mereka belum memenangkan Piala FA sejak 1957, atau 68 tahun yang lalu. Musim ini, mereka masih bertahan di kompetisi tersebut dan akan menghadapi Preston.
Selain itu, Villa juga tampil di Liga Champions dan sudah mencapai perempat final. Mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain dalam upaya mencapai semifinal.
7. Tottenham: 17 Tahun Puasa Gelar

Tottenham memiliki sejarah sukses dengan banyak trofi domestik dan Eropa. Namun, mereka belum memenangkan trofi lagi sejak Piala Liga 2008.
Mereka tiga kali mencapai final Piala Liga setelah itu, tetapi selalu kalah. Musim ini, mereka berpeluang meraih gelar di Liga Europa.
Spurs ingin mengulangi kejayaan mereka di kompetisi ini, setelah menjuarainya pada 1972 dan 1984. Jika berhasil, mereka bisa mengakhiri 17 tahun tanpa trofi.
Sumber: Premier League
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deretan Puasa Gelar Terlama di Inggris dan Momen Berakhirnya
Editorial 18 Maret 2025, 15:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Leeds 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 15:39
-
AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Liga Italia 7 Januari 2026, 15:36
-
Proliga 2026 Segera Dimulai, Pontianak Jadi Tuan Rumah Seri Pertama
Voli 7 Januari 2026, 15:27
-
Duel Antarlini Persib Vs Persija di BRI Super League: Sengit di Setiap Posisi
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 14:52
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR