Bola.net - - Gelandang Arsenal Henrikh Mkhitaryan nampak memberikan sindiran kepada Jose Mourinho dengan menyebut bahwa taktik Manchester United terlalu negatif baginya sehingga ia tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Pemain asal Armenia ini sempat mengalami kesulitan di masa-masa awal kedatangannya di Old Trafford. Namun ia kemudian sempat tampil menawan dan menyumbangkan sejumlah assist.
Namun setelah itu Mourinho kerap mencadangkannya. Keduanya bahkan kemudian disebut terlibat perseteruan dalam sebuah sesi latihan.
Pada akhirnya, Mkhitaryan dilepas pada musim dingin kemarin, dibarter dengan Alexis Sanchez dari Arsenal. Setelah beberapa saat menjadi penggawa The Gunners, pemain berusia 29 tahun ini mengaku senang berada di Emirates dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya berkat taktik yang diterapkan oleh Arsene Wenger.
Henrikh Mkhitaryan
Jose Mourinho
"Pada tahun lalu saya bermain di Dortmund bersama Klopp, Dortmund bermain sepakbola yang sangat bagus dan saya pikir ini sepertinya sedikit mirip dengan membandingkan Arsenal dengan Dortmund," katanya kepada ESPN.
"Saya sangat senang berada di sini. Saya merasa senang bermain sepakbola yang ofensif dan menjadi bagian dari Arsenal. Setiap pemain ofensif ingin bermain sepakbola yang ofensif. Bagi saya juga, saya selalu suka bermain sepakbola yang ofensif, tidak mudah bertahan sepanjang waktu," sindirnya.
"Wajib untuk melakukan yang terbaik bagi tim, tapi dalam kasus ini, saat Arsenal bermain sepakbola yang ofensif, saya mencoba memberikan semua yang bisa saya berikan kepada tim," tegas Mkhitarnyan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sindiran Mkhitaryan Untuk Mourinho
Liga Inggris 22 Februari 2018, 22:29
-
Pesan Ferdinand Untuk Chelsea di Leg Kedua Kontra Barca
Liga Champions 22 Februari 2018, 20:20
-
Eks Chelsea Ini Bela Cara Mourinho Perlakukan Pogba
Liga Inggris 22 Februari 2018, 18:54
-
Prediksi Masa Depan Pogba Oleh Lampard
Liga Inggris 22 Februari 2018, 17:44
-
Dikritik Karena Main Bertahan, Mou Akan Tanya Beckham
Liga Champions 22 Februari 2018, 15:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR