
Bola.net - Manchester United kini menganggap pemecatan Ole Gunnar Solskjaer sebagai salah satu opsi. Namun jangan lupa bahwa statistik pria asal Norwegia itu cukup bagus dan melampaui banyak pelatih-pelatih the Red Devils sebelumnya.
Memang, kekalahan 0-5 dari Liverpool sangat sulit ditelan mentah-mentah. Apalagi itu adalah kekalahan ketiga the Red Devils dalam empat pertandingan terakhir di kancah Premier League musim ini.
Pihak klub sebenarnya selalu berpegang teguh pada keyakinan kalau Solskjaer adalah pelatih yang tepat. Sehingga, saat badai isu pemecatan berhembus, Solskjaer masih bisa menduduki kursi kepelatihan Manchester United sampai sekarang.
Namun kekalahan di tangan Liverpool benar-benar menjadi pukulan telah buat Manchester United. Kini manajemen klub diketahui memasukkan 'pemecatan' sebagai salah satu opsi yang bisa diambil untuk mengembalikan MU ke jalur positif.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Statistik Solskjaer di Manchester United
Apakah memecat Solskjaer adalah solusi? Bisa jadi. Berbeda dengan musim lalu, skuat Manchester United yang sekarang sudah jauh lebih komplit. Tidak sepantasnya mereka gagal meraih kemenangan dari tim-tim berstatus medioker.
Tetapi, mengambil keputusan pemecatan sebaiknya tidak dilakukan secara gegabah. Perlu mempertimbangkan banyak aspek sebelum melakukan tindakan yang sakral ini, salah satunya adalah statistik.
Banyak yang tidak menyadari Solskjaer adalah pelatih dengan rasio kemenangan terbesar ketiga dalam sejarah the Red Devils. Menurut catatan the Sun, ia memiliki presentase kemenangan 54,88 persen dari 164 pertandingan.
Lima Besar
Peringkat pertama dalam daftar ini jelas Sir Alex Ferguson. Pria berkebangsaan Skotlandia itu menukangi Manchester United selama 26 tahun dan mencatatkan presentase kemenangan sebesar 59,67 persen.
Posisi kedua ditempati oleh Jose Mourinho. Meskipun kiprahnya berakhir buruk, tapi pria berkebangsaan Portugal tersebut mampu memenangkan 58,33 persen pertandingan selama melatih Manchester United.
Di bawah Solskjaer ada dua pelatih yang dipekerjakan United setelah era Sir Alex, yakni David Moyes dan Louis van Gaal. Keduanya sama-sama mencatatkan presentase kemenangan sebesar 52 persen.
(The Sun)
Baca Juga:
- Soal Pengganti Solskjaer, Mungkinkah Manchester United Mengejar Pochettino Lagi?
- Cristiano Ronaldo dan Mason Greenwood, Ada Masalah Apa Sih?
- Bukan Cuma Conte, Manchester United Punya 3 Nama Lain Buat Gantikan Solskjaer
- Diparkir Lawan Liverpool, Apakah Paul Pogba Akan Segera Tamat di MU?
- Manchester United Melihat 'Jose Mourinho' di Antonio Conte, Jadi Makin Bimbang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dijagokan Gantikan Solskjaer, Ini Perbandingan Antonio Conte dan Zinedine Zidane
Liga Inggris 26 Oktober 2021, 21:08
-
Situasi Conte: Ingin Latih MU, Tapi Sungkan dengan Solskjaer
Liga Inggris 26 Oktober 2021, 21:06
-
Manchester United Cari Manajer Baru, Mauricio Pochettino Berminat
Liga Inggris 26 Oktober 2021, 20:13
-
Manchester United Intip Peluang Daratkan Federico Chiesa
Liga Inggris 26 Oktober 2021, 20:00
-
Maaf MU, Brendan Rodgers Tidak Tertarik Pindah
Liga Inggris 26 Oktober 2021, 19:51
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR