
Bola.net - - Ole Gunnar Solskjaer baru saja diresmikan sebagai pelatih permanen Manchester United. Solskjaer dinilai telah melakukan pekerjaan hebat sebagai pelatih interim dan karena itulah dia layak diangkat sebagai pelatih permanen.
Keberhasilan Solskjaer memang luar biasa, ya, tetapi kini justru dia berada dalam tekanan berlebih untuk membangun skuat MU demi bersaing ketat di papan atas Premier League musim depan.
Sejak kepergian Sir Alex Ferguson, MU terpuruk dan belum benar-benar kembali sebagai pesaing kuat di papan atas. Setan Merah bahkan harus berjuang keras untuk menembus empat besar, seperti yang mereka lakukan musim ini.
Sebab itu, pertanyaan besar yang harus dijawab Solskjaer musim depan adalah: apakah dia mampu membangkitkan MU sebagai pesaing di papan atas? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengejar Liverpool dan Man City
Adapun dalam beberapa tahun terakhir dua tim terkuat di Premier League adalah Liverpool dan Manchester City, dua tim yang paling dibenci MU. Musim ini, Liverpool dan Man City bersaing ketat di puncak klasemen, mampukah MU bersaing dengan dua tim tersebut musim depan?
Pertanyaan ini dijawab oleh analis sepak bola Premier League yang juga mantan pemain Arsenal, Lee Dixon. Dia mengaku tidak tahu seberapa jauh Solskjaer bisa membuat kejutan, yang jelas MU harus membeli pemain hebat untuk bersaing dengan Liverpool dan Man City.
"Saya tidak tahu. Sesederhana itu, sampai dia mendatangkan tiga atau empat pemain di bursa transfer nanti. Dengan tim saat ini, saya tidak tahu," buka Lee Dixon kepada Express.
"Mereka harus menggantikan beberapa pemain, mereka harus mendatangkan pemain di area-area tertentu untuk membentuk skuat, bukan hanya tim."
Tergantung Pemain
Dixon mengakui skuat MU saat ini sudah cukup bagus, tapi dia merasa masih ada yang kurang dan belum lengkap. Gagasan bermain MU juga menjanjikan, sebab itu saat ini yang terpenting adalah bagaimana Solskjaer mendatangkan pemain-pemain yang dia butuhkan untuk melancarkan taktik.
"[Solskjaer harus membentuk] skuat yang bisa bersaing. Gagasannya sudah ada, pesepak bola yang hebat juga sudah ada, tetapi mereka belum komplet."
"Jadi jelas ini tergantung pada siapa pemain yang akan dia datangkan di bursa transfer berikutnya. Pelatih selalu ditentukan oleh pemain mereka, pemainlah yang memainkan pertandingan," tandas dia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Akan Menang dari Spurs Meski Dalam Keadaan Tertekan
Liga Inggris 29 Maret 2019, 22:42
-
City Akan Manfaatkan Fulham untuk Beri Tekanan Pada Liverpool
Liga Inggris 29 Maret 2019, 22:09
-
Van Dijk Beri Tips untuk Jadi Juara Bagi Liverpool
Liga Inggris 29 Maret 2019, 20:21
-
Ilkay Gundogan Tunda Perpanjangan Kontrak di Manchester City
Liga Inggris 29 Maret 2019, 20:20
-
Drogba Sedikit Terkejut Melihat De Bruyne yang Berubah Drastis
Liga Inggris 29 Maret 2019, 19:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:44
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR