
Bola.net - Laga antara Southampton dan Manchester United pada pekan kesepuluh Premier League pada akhir pekan ini bukan hanya akan menjadi palagan para pemain kedua tim. Laga yang akan dihelat di Stadion St. Mary's, Minggu (29/11) dini hari tersebut juga akan menjadi ajang adu taktik dua pelatih.
Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, akan adu kecerdikan dengan juru taktik United, Ole Gunnar Solskjaer.
Saat ini, posisi Hasenhuttl berada di atas angin. Pasalnya, posisi timnya jauh lebih bagus ketimbang skuad besutan Solskjaer.
Southampton berada di peringkat lima klasemen sementara. Mereka mengoleksi 17 poin dari sembilan laga. Sementara, United berada di peringkat sepuluh dengan koleksi 13 poin dari delapan laga.
Namun, hal ini tak menggambarkan secara utuh rekor kedua pelatih tersebut. Ingin tahu gambaran lebih lanjut rekor Hasenhuttl dan Solskjaer? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Hasenhuttl Menang Pengalaman
Soal pengalaman di dunia kepelatihan, Hasenhuttl bisa berbangga diri. Catatannya lebih mentereng ketimbang Solskjaer. Ia lebih banyak mengecap asam garam di dunia kepelatihan.
Pelatih asal Austria ini terjun ke dunia kepelatihan pada 1 Juli 2005. Waktu itu, ia menjadi asisten manajer di Unterhaching.
Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Hasenhuttl sudah melakoni 438 laga. Catatan ini lebih bagus ketimbang Solskjaer, yang mencatatkan 400 pertandingan sepanjang kariernya sebagai pelatih.
Solskjaer baru mengawali karier kepelatihannya pada tahun 2007 ketika menjadi pelatih bagi barisan penyerang Manchester United. Setelahnya, ia baru menangani tim ketika menjadi manajer Manchester United U-23 semusim kemudian dan melanjutkan karier kepelatihannya sampai menangani United saat ini.
Rataan Poin Solskjaer Lebih Bagus
Kendati kalah pengalaman, Solskjaer memiliki keunggulan ketimbang Hasenhuttl. Pelatih asal Norwegia ini unggul rataan poin kemenangan dibanding lawannya tersebut.
Dari 400 laga yang dilakoni sebagai pelatih, Solskjaer meraih 218 kemenangan, 73 hasil imbang, dan 109 kali kekalahan. Rataan poinnya sebagai pelatih adalah 1,81 poin per pertandingan. Sementara, khusus di Manchester United, rataan poin Solskjaer adalah 1,89.
Di sisi lain, dalam 438 pertandingan yang dilaluinya sebagai pelatih, Hasenhuttl meraih 184 kali kemenangan, 115 hasil imbang, dan 139 kali kekalahan. Rataan poinnya sebagai pelatih adalah 1,52 poin per pertandingan. Sementara, di Southampton, rataan poin Hasenhuttl adalah 1,39.
Skuad Lebih Kokoh dan Lebih Produktif
Tak hanya unggul soal poin per pertandingan, Solskjaer pun unggul dalam aspek produktivitas gol. Dalam 400 pertandingan, timnya mencetak 730 gol. Rataan gol per pertandingan tim besutan pelatih berusia 47 tahun ini adalah 1,825 gol tiap pertandingan.
Sementara, untuk urusan mencetak gol, skuad Hassenhutl lebih irit ketimbang tim besutan Solskjaer. Dalam 438 laga, mereka mencetak 635 gol. Rataan gol per pertandingan mereka berkisar 1,45 gol.
Di sisi lain, soal kebobolan, tim besutan Solskjaer pun lebih sedikit ketimbang tim Hasenhuttl. Dari 400 pertandingan, mereka kebobolan 483 gol. Artinya, dalam tiap pertandingan, mereka rata-rata kebobolan 1,2 gol.
Sementara, dari 438 laga yang dilaluinya, Hassenhutl menyaksikan gawang timnya kebobolan 572 kali. Artinya, dalam tiap pertandingan, rata-rata gawang tim yang ia besut kebobolan 1,3 kali.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Southampton vs Man United, Rekor Solskjaer dan Hasenhuttl Kontras
Liga Inggris 27 November 2020, 22:00
-
Kisah Eric Bailly, Tolak Man City Demi Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 November 2020, 21:00
-
Kontra PSG, MU Wajib Fokus 100%
Liga Inggris 27 November 2020, 20:40
-
Dijadikan Gelandang Tengah oleh Solskjaer, Begini Respon Donny van de Beek
Liga Inggris 27 November 2020, 20:20
-
Serobot Jatah Penalti Bruno Fernandes, Begini Penjelasan Rashford
Liga Champions 27 November 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR